Page 549 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 549

"Tidak pernah diam-diam, proses ini panjang saat saya Menko Polhukam. Tidak ada satu pun
              pemerintah yang ingin rakyat menderita, buruhnya menderita, pengusahanya menderita," kata
              Luhut dalam ILC  tvOne  , Selasa 6 Oktober 2020.

              Luhut menegaskan bahwa semua pemangku kepentingan diundang dalam membahas rancangan
              undang-undang  tersebut,  termasuk  para  buruk.  "Presiden  mengakomodasi  semua  yang  bisa
              diakomodasi, tidak betul itu diam-diam," ucapnya.

              Dia juga memastikan Omnibus Law tidak akan merugikan rakyat dan lingkungan di Indonesia.
              Luhut menjamin semangat UU ini adalah mensejahterakan semua pihak, terutama buruh dan
              pekerja.

              "Saya jamin pemerintah tidak akan membuat kebijakan untuk menyengsarakan masyarakatnya.
              Apalagi ini Pak Jokowi. Dia juga dari orang susah, jadi tidak mungkin itu untuk menyengsarakan,"
              kata mantan Kepala Staf Kepresidenan RI itu.

              Karena  itu,  Luhut  mengimbau  supaya  masyarakat  tak  turun  ke  jalan,  berkerumun  demi
              mengkritik  kebijakan  tersebut.  Justru  dengan  adanya  demo-demo  itu  nantinya  menciptakan
              kluster baru COVID-19.

              Lagipula, ungkap Luhut, isi UU Ciptaker tersebut sudah melawati proses pembahasan dan kajian
              yang melibatkan banyak pihak termasuk representasi dari masyarakat.

              "Saya mohon kepada buruh yang akan berdemo, coba pikirkan lagi. Sekarang sedang musim
              hujan, sedang corona, kasihan anak istri di rumah," imbuh Luhut Pandjaitan. (ren).














































                                                           548
   544   545   546   547   548   549   550   551   552   553   554