Page 192 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 192
"Saya concern ke tenaga kerja, jangan membebani mereka. Jangan pula biaya PCR test maupun
vaksinasi jadi area permainan," kata Moeldoko saat menggelar Rakor terkait PCR bersama
Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Kesehatan di Gedung Bina Graha Jakarta seperti
dalam keterangan tertulis, Senin (3/5/2021).
Moeldoko menjelaskan peran PMI bagi pergerakan roda ekonomi bangsa Indonesia sangat
signifikan. Bahkan negara disebut memperoleh cadangan devisa hingga Rp 159,6 triliun pada
2020.
Tak hanya itu, kata Moeldoko, PMI dipandang sebagai etalase bangsa yang menjadi wajah dan
merepresentasikan Indonesia di dunia internasional. "Oleh karena itu, sudah sewajarnya
pemerintah menaruh perhatian sangat besar kepada PMI, dan memberikan red carpet bagi
mereka," kata Moeldoko.
Untuk diketahui, pemerintah membuka kembali penempatan PMI dalam masa adaptasi
kebiasaan baru pada pertengahan 2020. Salah satu yang sedang disiapkan adalah pengiriman
274 CPMI ke Jepang yang merupakan bagian dari perjanjian Indonesia-Japan Economic
Partnership Agreement (IJEPA).
Terkait hal itu, Moeldoko meminta kementerian/lembaga tidak hanya fokus pada pengiriman
CMPI ke Jepang.
"Jangan melihat case by case. Perlu ada kajian, sinkronisasi dan terobosan aturan di bidang
kesehatan dan perlindungan PMI. Anggaran juga perlu disiapkan sehingga bisa
mempertanggungjawabkannya ke BPK dan BPKP," ujar Moeldoko.
Sementara itu, Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Bina Penta) Kemenaker Suhartono
menjelaskan Indonesia telah mengirim sebanyak 114 PMI Nurse dan careworker batch ke-13 ke
Jepang. Saat itu, PCR test kepada PMI difasilitasi pemerintah melalui kerja sama dengan BNI.
"Ke depan, kami sepakat untuk ada anggaran khusus terkait fasilitas PCR test dan vaksinasi.
Sehingga kami akan diskusikan hal ini," tutur Suhartono.
191

