Page 206 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 206
MAMPU BERTAHAN SELAMA PANDEMI, TELKOM DAPAT PENGHARGAAN DARI
KEMENAKER
|Jakarta ~ Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI mengapresiasi langkah PT Telkom
Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang tetap bertahan dan mampu melakukan berbagai
penyesuaian, tidak melakukan PHK dan zero accident selama masa pandemi Covid-19.
Penghargaan ini diberikan dalam acara khusus untuk memperingati May Day atau Hari Buruh
Internasional yang dilangsungkan di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Bekasi,
dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah dan seluruh Pejabat Eselon I dan II di
Lingkungan Kemnaker RI, Sabtu (1/5).
Selain BUMN dan perusahaan, acara yang dilakukan secara hybrid (offline dan online) ini turut
dihadiri para Presiden Konferederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia, Eli Rosita yang mewakili
Pimpinan Organisasi Serikat Buruh di Indonesia. Turut hadir Ketua Umum Asosiasi Pengusaha
Indonesia (APINDO), Hariyadi Sukamdani, dan Direktur ILO (International Labour Organization)
Perwakilan Jakarta.
Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah mengucapkan terimakasih atas
peran serta pengusaha yang dalam kondisi sulit akibat pandemi Covid-19 masih tetap bertahan.
"Kita harus berbagi dan memikul beban dengan sesama.
Kita juga harus yakin dan percaya dengan bersama-sama maka kita bisa melewati kondisi buruk
ini," ujarnya. Ida Fauziyah meyakini dengan kebersamaan, pemulihan juga akan lebih cepat.
"Kita harus bergandengan tangan dan bangkit dari kondisi sulit ini," tegasnya.
Direktur Human Capital Management Telkom Afriwandi yang menerima penghargaan secara
langsung dari Menaker RI mengucapkan terimakasih dan penghargaan kepada pemerintah
khususnya Kemenaker RI.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan hubungan industrial
yang lebih baik di lingkungan TelkomGroup. Telkom sendiri menjadi satu-satunya BUMN yang
menerima penghargaan dari Menaker RI pada acara May Day tersebut.
"Pandemi global ini berdampak besar pada sisi kesehatan, sosial, ekonomi, dan
ketenagakerjaan," katanya. Sama halnya dengan industri telekomunikasi yang terdampak,
TelkomGroup pun juga merasakan dampaknya. Meskipun demikian, kami berkomitmen untuk
tidak melakukan pemutusan hubungan kerja. Bahkan sepanjang pandemi Covid-19, Telkom
tetap mampu tumbuh positif baik kinerja keuangan maupun kinerja operasional.
Hal ini tak lepas dari upaya fokus bisnis digital yang tengah kami akselerasi untuk memberikan
yang terbaik bagi masyarakat, termasuk dengan peran aktif perusahaan untuk terus mendukung
upaya pemerintah dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui
dukungan konektivitas, platform, dan aplikasi digital.
Pada tahun 2020, Telkom mampu mencatat kinerja yang baik dengan membukukan
pertumbuhan yang positif dari sisi pendapatan, EBITDA (Laba sebelum Bunga, Pajak, Depresiasi,
dan Amortisasi) serta laba bersih selama tahun 2020.
Telkom membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp136,52 trilliun tumbuh positif sebesar
0,7 persen dibanding tahun 2019. EBITDA Perseroan tahun 2020 tercatat Rp66,94 triliun dengan
laba bersih sebesar Rp20,89 triliun, atau masing-masing tumbuh double digit sebesar 11,2
persen dan 11,5 persen.
205

