Page 237 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 237
Judul Disnaker Kota Sukabumi Buka Posko Satgas Pengaduan THR - Nilai
UMK di Kota Sukabumi Masih Sama dengan Tahun Sebelumnya
Nama Media neraca.co.id
Newstrend Posko THR 2021
Halaman/URL https://www.neraca.co.id/article/145875/disnaker-kota-sukabumi-
buka-posko-satgas-pengaduan-thr-nilai-umk-di-kota-sukabumi-masih-
sama-dengan-tahun-sebelumnya
Jurnalis Mohar Syarif
Tanggal 2021-05-03 12:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 7.500.000
News Value Rp 22.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Didin Syarifudin (Kepala Disnaker Kota Sukabumi) Tidak ada kenaikan, bahkan di hari
Buruh kemarin juga, untuk di Kota Sukabumi tidak ada buruh yang mengajukan kenaikan.
Mungkin mereka saat ini lebih mengharapkan Tunjangan Hari Raya (THR)
positive - Didin Syarifudin (Kepala Disnaker Kota Sukabumi) Surat tersebut menindak lanjuti SE
Menaker RI, nomor M/6/HK.04/IV/2021 per 12 april kemarin, dan surat Gubenur Jawa Barat
nomor 2015/ss.02.06.04/Kesra per 14 april 2021 lalu, tentang pemberian THR keagamaan bagi
pekerja ataupun buruh
negative - Didin Syarifudin (Kepala Disnaker Kota Sukabumi) Jadi jika ada pekerja atau buruh
yang THR nya tidak dibayarkan lebih dari waktu itu, maka kami persilahkan melapor ke Posko
Pengaduan THR, yang berlokasi di Kantor Disnaker Jalan Ciaul Pasir No 63, Kelurahan Cisarua,
Kecamatan Cikole. Selain itu kami juga akan melakukan pengawasan ke lapangan, bukan hanya
menunggu aduan saja
negative - Didin Syarifudin (Kepala Disnaker Kota Sukabumi) Jadi Pos pengaduan ini bukan hanya
untuk pekerja, melainkan perusahaan juga bisa mengadukannya jika tak mampu membayar THR
kepada karyawanya
Ringkasan
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi memastikan, jika Upah Minimum Kota (UMK) di
tahun depan tidak akan terjadi perubahan. Yakni, masih diangka Rp2.530.000. Artinya, tahun
depan UMK Kota Sukabumi masih sama dengan tahun sebelumnya. Kepala Disnaker Kota
Sukabumi Didin Syarifudin, menjelasksan, tidak berubahnya angka UMK, bisa saja dikarenakan
dengan situasi pandemi Covid-19, yang berdampak terhadap perekonomian masyarakat."Tidak
ada kenaikan, bahkan di hari Buruh kemarin juga, untuk di Kota Sukabumi tidak ada buruh yang
mengajukan kenaikan. Mungkin mereka saat ini lebih mengharapkan Tunjangan Hari Raya
(THR)," ucap Didin saat dihubungi Neraca, lewat telepon genggamnya, Sabtu (1/5).
236

