Page 238 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2021
P. 238

DISNAKER KOTA SUKABUMI BUKA POSKO SATGAS PENGADUAN THR - NILAI UMK
              DI KOTA SUKABUMI MASIH SAMA DENGAN TAHUN SEBELUMNYA
              Sukabumi - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi memastikan, jika Upah Minimum Kota
              (UMK) di tahun depan tidak akan terjadi perubahan. Yakni, masih diangka Rp2.530.000. Artinya,
              tahun depan UMK Kota Sukabumi masih sama dengan tahun sebelumnya.

              Kepala Disnaker Kota Sukabumi Didin Syarifudin, menjelasksan, tidak berubahnya angka UMK,
              bisa  saja  dikarenakan  dengan  situasi  pandemi  Covid-19,  yang  berdampak  terhadap
              perekonomian masyarakat."Tidak ada kenaikan, bahkan di hari Buruh kemarin juga, untuk di
              Kota  Sukabumi  tidak  ada  buruh  yang  mengajukan  kenaikan.  Mungkin  mereka  saat  ini  lebih
              mengharapkan Tunjangan Hari Raya (THR)," ucap Didin saat dihubungi Neraca, lewat telepon
              genggamnya, Sabtu (1/5).

              Bahkan  kata  Didin,  terkait  dengan  THR,  Pemerintah  Kota  (Pemkot)  Sukabumi  sudah
              mengeluarkan  Surat  Edaran  (SE)  pada  28  april  2021  lalu  dengan  nomor  019/509/Disnaker,
              tentang pelaksanaan pemberian THR keagamaan bagi pekerja atau buruh. Dimana surat edaran
              ini untuk memastikan perusahaan mmenuhi kewajiban membayar THR kegamaan bagi pekerja
              sesuai dengan perundang-undangan.

              "Surat tersebut menindak lanjuti SE Menaker RI, nomor M/6/HK.04/IV/2021 per 12 april kemarin,
              dan surat Gubenur Jawa Barat nomor 2015/ss.02.06.04/Kesra per 14 april 2021 lalu, tentang
              pemberian THR keagamaan bagi pekerja ataupun buruh," ujar Didin.

              THR  lanjut  Didin,  wajib  diberikan  oleh  perusahaan  selambat-lambatnya  tujuh  hari  sebelum
              lebaran.  Untuk  itu pihaknya  mengingatkan kembali  bagi perusahaan-perusahaan  untuk  tidak
              lupa untuk membayar THR sesuai dengan ketentuan.

              Disisi lain pihaknya juga meyakini, jika perusahaan yang ada di Kota Sukabumi akan mematuhi
              surat edaran tersebut. Tapi, lanjut Didin, pihaknya juga akan meembuka Pos Komando Satuan
              Tugas (posko Satgas) pengaduan tenaga kerjaan pelayanan konsultasi dan penegakan hukum
              THR.

              "Jadi jika ada pekerja atau buruh yang THR nya tidak dibayarkan lebih dari waktu itu, maka kami
              persilahkan melapor ke Posko Pengaduan THR, yang berlokasi di Kantor Disnaker Jalan Ciaul
              Pasir  No  63,  Kelurahan  Cisarua,  Kecamatan  Cikole.  Selain  itu  kami  juga  akan  melakukan
              pengawasan ke lapangan, bukan hanya menunggu aduan saja," tegas Didin.

              Sementara bagi perusahaan yang tidak bisa membayar THR kepada pekerjanya, bisa datang
              juga ke kantor Disnaker untuk konsultasi dan bisa difasilitasi untuk melakukan tripartit, antara
              perusahaan  dengan  karyawannya."Jadi  Pos  pengaduan  ini  bukan  hanya  untuk  pekerja,
              melainkan  perusahaan  juga  bisa  mengadukannya  jika  tak  mampu  membayar  THR  kepada
              karyawanya," pungkas Didin. Arya.



















                                                           237
   233   234   235   236   237   238   239   240   241   242   243