Page 132 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 132

Title          MENAKER SEBUT 274 PERUSAHAAN TAK BAYAR THR LEBARAN
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      20 Mei 2020
                              https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200520143424-532-505318/menaker -sebut-
               Page/URL
                              274-perusahaan-tak-bayar-thr-lebaran
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan  Ida Fauziyah  menyebut ada 274 perusahaan
               yang tidak mampu membayar Tunjangan Hari Raya (  THR  ) Hari Raya Idul Fitri
               atau lebaran kepada pekerja pada tahun ini.

               Jumlah ini diketahui dari pengaduan yang masuk ke Posko Pengaduan THR di
               Kementerian Ketenagakerjaan  pada periode 11-18 Mei 2020.

               Ida merinci 167 perusahaan tidak membayar THR, 40 perusahaan memotong THR,
               40 perusahaan lainnya melakukan pembayaran bertahap, serta 27 perusahaan
               menunda pembayaran. Data ini dirangkum dari 422 pengaduan terkait THR yang
               masuk ke posko.


               Ia mengatakan aduan yang masuk akan segera ditindaklanjuti oleh kementerian
               melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
               Tenaga Kerja (PHI dan Jamsos). Kemudian, diurus oleh Ditjen Pembinaan
               Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PPK dan K3).

               "Tentunya, kami dorong untuk dilakukan dialog secara bipartit yang melibatkan
               pekerja dan pengusaha, sehingga mereka mencapai solusi dan kesepakatan
               bersama terkait pembayaran THR ini. Kesepakatan itu harus dilaporkan ke Dinas
               Tenaga Kerja setempat," ungkap Ida dalam keterangan tertulis, Rabu (20/5).

               Ida kembali mengingatkan bahwa dialog bipartit harus dilakukan secara
               kekeluargaan. Selain itu, harus didasari dengan laporan keuangan internal
               perusahaan yang transparan sebagai penanda itikad baik untuk mencapai
               kesepakatan antar kedua belah pihak.

               Di sisi lain, ia turut mengingatkan akan sanksi yang harus ditanggung oleh para
               perusahaan yang tidak membayar THR lebaran kepada pekerja. Sanksi berupa
               administratif berupa teguran tertulis hingga pembatasan kegiatan usaha.


               "Bagi pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh
               dikenai denda sebesar 5 persen. Denda ini dikelola dan dipergunakan untuk
               kesejahteraan pekerja/buruh, serta tidak menghilangkan kewajiban pengusaha
               untuk tetap membayar THR Keagamaan kepada pekerja/buruh," terangnya.








                                                      Page 131 of 141.
   127   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137