Page 85 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 85
perusahaan, Jakarta Barat 75 perusahaan, Jakarta Utara 102 perusahaan, Jakarta
Timur 109 perusahaan dan Jakarta Selatan 17 perusahaan. Kesemuanya, secara
total memiliki pekerja sebanyak 56.456 orang.
Sementara itu, ada juga perusahaan atau tempat kerja yang termasuk 11 sektor
dikecualikan, yang diberi peringatan atau pembinaan dikarenakan belum
melaksanakan seluruh protokol kesehatan yang ditentukan. Dari hasil sidak, ada 709
perusahaan jenis ini yang melakukan pelanggaran.
Perusahaan yang termasuk kategori ini secara rinci, berada di Jakarta Pusat 181,
Jakarta Barat 82, Jakarta Utara 149, Jakarta Timur 144, Jakarta Selatan 149 dan
Kepulauan Seribu empat perusahaan. Secara total, semuanya memiliki pekerja
sebanyak 87.048 orang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah
mengatakan, penutupan sementara pada perusahaan-perusahaan pelanggar itu,
dilakukan karena tak dipenuhinya aturan dalam PSBB berdasarkan Peraturan
Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020. "Penutupan akan berlangsung hingga
PSBB di Jakarta usai dilaksanakan, yang rencananya selesai 22 Mei 2020," kata
Andri, Selasa (19/5).
Sementara itu, sebanyak 450 tempat usaha di Tangerang Selatan disegel dan
diberhentikan secara paksa selama penerapan PSBB. Penyegelan dilakukan karena
tak mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel, Mukhsin Al
Fachry, mengatakan 450 tempat usaha yang disegel terdiri dari berbagai jenis
usaha. Seperti toko pakaian, tempat makan, elektronik, furniture , karaoke, kantor
sampai panti pijat.
"Kebanyakan dari 450 tempat usaha yang disegel merupakan tempat makan atau
restoran yang buka dan menerima makan di tempat," kata Mukhsin.
Dalam proses pelaksanaan penertiban aturan tersebut, Mukhsin menjelaskan tidak
sedikit tempat usaha yang mengelabui petugas. Salah satunya yang terjadi di
tempat karaoke Matador, BSD, Serpong yang beroperasi saat pandemi dan ditengah
bulan Ramadhan.
Pemilik usaha diketahui menutup sebagian pintu gerbang agar tak terlihat sedang
ada aktivitas di dalamnya. "Kita lakukan pengecekan ke dalam ternyata semua
beraktivitas seperti biasa. Ada 11 pemandu lagu yang kita amankan, sebagian
sedang menemani tamu di ruangan," kata dia memaparkan.
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany memberikan peringatan kepada
semua pihak yang melakukan pelanggaran dalam masa PSBB. "Sanksi tetap, Satpol
PP tetap harus keliling dan menutup tempat usaha yang masih buka. Pelanggar
diberikan teguran hingga sanksi paling berat pencabutan izin usaha," kata Airin..
Page 84 of 141.

