Page 673 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2021
P. 673

Kepala Disnakerkop UM Nganjuk Supiyanto menegaskan, hal itu sesuai dengan SE dari Menteri
              Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah. "Sesuai SE, perusahaan yang sehat finansialnya wajib
              membayar THR secara penuh," ujar Supiyanto.

              Bagaimana  dengan  perusahaan  yang  tidak  sehat  atau  labanya  merosot?  Menurut  Supiyanto
              mereka  bisa  melakukan  negosiasi.  Meski  demikian,  pria  yang  sebelumnya  menjabat  asisten
              administrasi umum itu menegaskan jika negosiasi antara pekerja dan perusahaan juga harus
              jelas.

              Selain  negosiasi  pekerja  dan  perusahaan,  menurut  Supiyanto  disnakerkop  UM  juga  akan
              melakukan  pengawasan.  Yakni,  dengan  mengecek  laporan  keuangan  perusahaan.  Terutama
              pembukuan selama dua tahun terakhir. "Ini (pengecekan pembukuan, Red) untuk membuktikan
              apakah kondisi perusahaan benar-benar tidak sehat atau bagaimana," lanjutnya.

              Dikatakan  Supiyanto,  kesepakatan  pembayaran  THR  dari  perusahaan  juga  harus  segera
              dilaporkan ke disnakerkop UM. Termasuk laporan jika ada potensi mundurnya pembayaran THR.
              Supiyanto menegaskan, pengawasan pembayaran THR akan dilakukan dengan ketat. Hal itu
              untuk mencegah adanya perusahaan nakal. Mereka dimungkinkan tidak membayar THR secara
              penuh  kepada  pekerja.  Padahal,  bisa  saja  kondisi  keuangannya  masih  dinyatakan  sehat
              Karenanya, disnakerkop UM meminta perusahaan segera mengirim laporannya. "Senin (hari ini,
              Red) kami lihat lagi. Mana yang sudah melapor dan butuh pendampingan negosi-sasi," jelasnya.

              Untuk  diketahui,  meski  mewajibkan  perusahaan  membayar  THR  secara  penuh,  menurut
              Supiyanto  ada  beberapa  pengecualian.  Terutama,  khusus  untuk  perusahaan  yang  kondisi
              keuangannya terbukti tidak sehat Mereka diperbolehkan mengundur pembayaran THR. Yakni,
              paling lambat pada H-2 lebaran. "Itu (mundurnya pembayaran THR, Red) juga harus sudah
              melalui negosiasi dan laporan pembukuan harus diserahkan ke pemkab," tegasnya.

              Terkait  kondisi  keuangan  sejumlah  perusahaan  di  Nganjuk,  Supiyanto  mengakui  jika  ada
              beberapa yang terganggu. Kinerja perusahaan terdampak pandemi Covid-19 yang terjadi sejak
              tahun lalu.

              Meski demikian, Supiyanto memastikan jika pemkab akan berupaya melindungi hak para pekerja.
              "Makanya kami optimalkan pengawasan untuk memastikan tidak ada yang nakal," imbuh pria
              yang  mengaku  sudah  menyosialisasikan  SE  Menaker  tentang  THR  ke  seluruh  perusahaan,
              (syi/ut)

              * Perusahaan bisa melakukan negosiasi pembayaran THR dengan pekerja

              * Negosiasi mencakup waktu dan besaran THR

              * Perusahaan dengan keuangan yang tidak sehat wajib menyerahkan pembukuan keuangan
              selama dua tahun terakhir

              * Disnakerkop akan mengecek laporan keuangan untuk menilai apakah keuangan perusahaan
              masuk kategori sehat atau tidak













                                                           672
   668   669   670   671   672   673   674   675   676   677   678