Page 704 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 APRIL 2021
P. 704

Ringkasan

              Pemerintah dan dunia usaha akan mengguyur pegawai negeri sipil (PNS) serta pekerja dengan
              tunjangan  hari  raya  (THR)  agar  dapat  mendongkrak  produk  domestik  bruto  (PDB).  Dengan
              demikian target pertumbuhan ekonomi pada kuartal 11-2021 bisa tembus 6% sampai 7% year
              on year (yoy). Di sisi lain Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan,
              Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)
              mencatat, ada 194 laporan pembayaran THR selama kurun waktu 20 April hingga 23 April 2021.
              Jumlah tersebut terbagi dari 119 konsultasi THR dan 75 pengaduan THR



              DANA THR RP 150 TRILIUN DONGKRAK EKONOMI 1%

              JAKARTA  -  Pemerintah  dan  dunia  usaha  akan  mengguyur  pegawai  negeri  sipil  (PNS)  serta
              pekerja  dengan  tunjangan  hari  raya  (THR)  agar  dapat  mendongkrak  produk  domestik  bruto
              (PDB). Dengan demikian target pertumbuhan ekonomi pada kuartal 11-2021 bisa tembus 6%
              sampai 7% year on year (yoy).

              "Nah terkait dengan kegiatan dengan Lebaran yang didorong pemerintah dengan pembayaran
              THR,(diharapkan)bisa mengungkit 1% PDB. THR dari sektor tenaga kerja maupun ASN, TNI,
              Polri  itu  jumlahnya  Rp150  triliun  dari  dana yang  beredar  dipublik," kata  Menteri  Koordinator
              (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam video virtual, Jumat (23/4).

              Airlangga berharap dengan adanya peredaran uang tersebut, konsumsi masyarakat meningkat
              pesat pada April 2021. Kondisi ini terjadi meski Indonesia masih dalam tahap pemulihan dari
              dampak Covid-19.

              Berdasarkan data perbankan, hingga April 2021 menurutnya pertumbuhan belanja masyarakat
              mencapai 32,48%. Hal itu melonjak tinggi dari kondisi Februari 2021 yang masih di kisaran zona
              netral atau nol persen.

              "Terlihat dari big data bank telah terjadi kenaikan cukup besar di April 32,48% ini sejalan dengan
              indeks keyakinan konsumen," ujarnya.

              Dia  menambahkan,  peningkatan  konsumsi  masyarakat  ini  juga  disebabkan  oleh  kebijakan
              insentif yang telah digelontorkan pemerintah sejak awal tahun, di antaranya kebijakan pajak
              penjualan atas barang mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah (DTP) untuk otomotif dan
              properti.

              Pemerintah  melalui  Kementerian  Keuangan  (Kemenkeu)  menggelontorkan  anggaran  sebesar
              Rp30,6 triliun untuk THR keagamaan bagi pegawai negeri sipil (PNS), TNI, dan Polri. Pemberian
              THR  secara  penuh  ini  diharapkan  dapat  mendukung  pemulihan  ekonomi  nasional  di  tengah
              larangan mudik 2021.

              Menanggapi kebijakan tersebut, Direktur Eksekutif Indef Tauhid Ahmad menilai, pemberian THR
              2021 bisa mendorong daya beli masyarakat. Hal itu sekaligus menjadi instrumen pertumbuhan
              ekonomi nasional. Meski begitu dampaknya tidak akan signifikan.

              "Tapi  memang  kalau  hanya  pegawai  (PNS,  TNI,  dan  Polri),  saya  kira  masih  relatif  kecil
              dampaknya. Jadi harus diikuti dengan swasta, mereka harus membayarkan THR sesuai dengan
              waktu yang ditetapkan agar putaran ekonomi didaerah juga terjadi," papar dia
              Dalam skema pemulihan ekonomi, THR tidak berdampak signifikan pada pemulihan ekonomi
              nasional (PEN). Sebab di tahun ini ada beberapa kendala yang menyebabkan perputaran uang
              tidak maksimal. Salah satunya larangan mudik.

                                                           703
   699   700   701   702   703   704   705   706   707