Page 20 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 20

Menaker menuturkan kerja sama dalam program IJEPA telah berjalan hampir 13 tahun. Melalui
              program tersebut sebanyak 3.080 PMI telah bekerja sebagai nurse dan careworker di Jepang
              dengan 716 orang di antaranya telah berhasil menjadi registered nurse dan certi-fied careworker
              di Jepang.

              "Kami sangat berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada tenaga kerja Indonesia.
              Kami berharap kerja sama penempatan PMI ke Jepang dalam program IJEPA dapat ditingkatkan,
              baik dalam penambahan kuota penempatan PMI sebagai nurse dan careworker, maupun dalam
              perluasan sektor penempatan PMI di bawah program IJEPA," jelasnya.

              Perluasan Program

              Lebih jauh, Menaker menjelaskan, pemerintah Indonesia juga ingin berkontribusi untuk mengisi
              kebutuhan tenaga kerja di Jepang melalui program SSW. Pasalnya Jepang tengah mengalami
              ageing  population  dan  shortage  tenaga  kerja,  sehingga  butuh  banyak  pekerja  migran  dari
              berbagai negara.
              Dalam program SSW, Pemerintah Indonesia mencatat bahwa berdasarkan data dari Kementerian
              Kehakiman Jepang per 31 Desember 2020, jumlah PMI yang bekerja sebagai SSW sebanyak
              1.514 orang atau hanya separuh dari jumlah pekerja migran SSW Vietnam di Jepang. Jumlah
              tersebut masih jauh dari target Pemerintah Indonesia yang berkeinginan untuk memenuhi 20
              persen dari kuota SSW sebanyak 345.000 tenaga kerja dari semua negara. (raf/N-3)





















































                                                           19
   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25