Page 26 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 26
"Bagi profesi lain yang memungkinkan kegiatannya hanya melalui virtual, itu risikonya lebih kecil.
Tapi, bagi jurnalis yang harus berinteraksi dengan begitu banyak orang, di begitu banyak lokasi,
pandemi ini merupakan tantangan tersendiri," ujar Gubernur DKI Anies Baswedan dalam
konferensi pers daring pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi wartawan dan pekerja media
kemarin.
Untuk fase pertama vaksinasi terhadap wartawan dan pekerja media, Anies menyebutkan bahwa
disiapkan 5.200 vaksin. Dalam menjalankan program tersebut, DKI menggandeng Dewan Pers
agar semua wartawan yang memiliki kebutuhan vaksinasi terlayani dengan baik "Harapannya,
nanti fungsi teman-teman jurnalis untuk bisa membawakan informasi yang mencerdaskan,
mencerahkan, yang objektif akan terus bisa dijalankan walaupun ada tantangan pandemi,"
ujarnya.
Anies menyatakan, vaksinasi dosis pertama untuk wartawan dan pekerja media dilakukan hingga
8 April 2021.Untuk dosis kedua, pihaknya akan menjadwalkan pada 14-28 hari setelah dosis
pertama disuntikkan.
Lebih lanjut, sebagai penyintas Covid-19, Anies mengaku belum divaksin. Sebagaimana
diketahui, akhir tahun lalu, Anies terpapar korona. Setelah menjalani perawatan, dia dinyatakan
sembuh dari Covid-19 pada 28 Desember tahun lalu. Artinya, dia belum bisa mengikuti vaksinasi
tiga bulan kemudian.
'Kemarin saya malah menjadi donor untuk program plasma konvalesen karena ketika dites
memiliki antibodi yang cukup tinggi sehingga menjadi pendonor. Karena itu, saat ini saya belum
vaksin. Tapi, insya Allah sesudah lewat tiga bulan, sesudah lewat, 28 (Maret, Red) besok saya
akan tes. Apabila hasilnya menunjukkan antibodi masih tinggi, maka saya akan konsultasi ke
dokter. Jika bisa dilaksanakan vaksinasi, maka saya akan langsung ikut program vaksinasi. Jadi,
saya juga akan ikut," terangnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh menuturkan, program vaksinasi itu menjadi
salah satu upaya perlindungan kepada awak media. Dengan begitu, mereka akan merasa aman
dan nyaman dalam melaksanakan tugas kesehariannya. "Intinya, Dewan Pers memberikan
dukungan penuh kepada pemprov, pemkab, dan pemkot untuk memberikan perlindungan tempa
vaksinasi kepada kawan-kawan media," ujarnya.
Untuk diketahui, di antara 5.200 vaksin yang disiapkan, 4.500 dosis diperuntukkan bagi
wartawan dan pekerja media yang datanya dihimpun Dewan Pers. Selebihnya mencakup media
internal Pemprov DKI. (rya/col/ilo)
25

