Page 93 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 MARET 2020
P. 93
null - Anggoro Eko Cahyo (Perwakilan Jamaah Tazkia Tours & Travel) Kedua, fokus utama tahun
ini adalah implementasi program baru, yakni JKP. Dari sisi layanan, kami akan rebranding
layanan mobile dan mengembangkan layanan fully digital yang memanfaatkan teknologi
biometric. Kami juga sangat concern dengan data dan kolaborasi. Dalam hal ini, kami akan
meningkatkan kualitas data dan membuka ruang untuk integrasi dengan program JKN
Ringkasan
adan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang
Purwokerto siap menghadapi tantangan pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan
(jamsostek), kata Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Purwokerto Agus Widiyanto. "Hal ini
sesuai dengan komitmen jajaran Direksi BPJAMSOSTEK periode 2021-2026 yang dilantik oleh
Bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Februari 2021," katanya di Purwokerto, Kabupaten
Banyumas, Rabu.
BPJAMSOSTEK PURWOKERTO SIAP HADAPI TANTANGAN PENGELOLAAN
JAMSOSTEK
Purwokerto - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK
Cabang Purwokerto siap menghadapi tantangan pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan
(jamsostek), kata Kepala BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Purwokerto Agus Widiyanto.
"Hal ini sesuai dengan komitmen jajaran Direksi BPJAMSOSTEK periode 2021-2026 yang dilantik
oleh Bapak Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Februari 2021," katanya di Purwokerto,
Kabupaten Banyumas, Rabu.
Ia mengakui BPJS Ketenagakerjaan khususnya BPJAMSOSTEK Cabang Purwokerto yang
membawahi Cabang Purbalingga dan Cabang Banjarnegara ke depan memiliki tantangan besar
dalam pengelolaan jaminan sosial ketenagakerjaan seiring dengan terus bertambahnya jumlah
peserta, baik dari kalangan pekerja sektor formal maupun informal.
Bahkan, kata dia, Pemerintah Kabupaten Banyumas sudah menetapkan perlindungan tenaga
kerja non-aparatur sipil negara (ASN) dipercayakan kepada BPJAMSOSTEK.
Menurut dia, penetapan tersebut berdasarkan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 68 Tahun 2020
tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Melalui Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
"Oleh karena itu, kami harus siap untuk menghadapi tantangan implementasi jaminan sosial
ketenagakerjaan," kata Agus.
Sementara dalam siaran pers Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar-Lembaga BPJS
Ketenagakerjaan, Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo menyampaikan dirinya
beserta jajaran direksi siap melaksanakan amanah Presiden, dengan menjunjung tinggi
integritas, profesionalisme, dengan tata kelola yang baik, dan tetap mengedepankan inovasi
untuk menghadapi tantangan implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Secara umum dan berdasarkan ISSA (Asosiasi Jaminan Sosial Sedunia), ada empat tantangan
utama yang siap kami hadapi ke depan, yang pertama yaitu perlindungan bagi seluruh tenaga
kerja di Indonesia, kemudian perlindungan pada pasar tenaga kerja di era industry 4.0,
peningkatan manfaat, kemudahan serta kecepatan layanan, dan selanjutnya peningkatan IT
Agility," kata Anggoro.
92

