Page 196 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 196

KEMNAKER KUMPULKAN KADISNAKER DAERAH PPKM LEVEL 3 DAN 4 UNTUK
              SUKSESKAN BSU 2021
              Kementerian  Ketanagakerjaan  (Kemnaker)  mengumpulkan  seluruh  Kadisnaker  yang  ada  di
              daerah dengan PPKM level 3 dan 4 pada Jumat, (23/7/2021) secara virtual. Ini dalam rangka
              mensukseskan program Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahun 2021.

              Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri mengatakan, BSU bukan program baru
              karena program tersebut telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Hanya saja, untuk BSU
              tahun ini terdapat sedikit perbedaaan.

              "Perbedaannya dikaitkan dengan keadaan saat ini, yaitu PPKM Darurat dan juga yang utamannya
              berdasarkan masukan-masukan dari sejumlah pihak atas pelaksanaan BSU tahun kemarin agar
              kita tahun ini berjalan lebih tertib, lebih akuntabel, dan lebih tepat sasaran bagi penerima BSU,"
              ucapnya.

              Untuk  itu,  dia  meminta  para  Kadisnaker  agar  dapat  berkolaborasi  dan  bersama-sama
              bersemangat dalam melaksanakan BSU tahun ini. Baginya, dukungan dan kolaborasi dari para
              Kadisnaker sangat penting bagi kelancaran pelaksanaan BSU.

              "Peran Bapak, Ibu Kadisnaker adalah harus memastikan para pekerja yang terdampak di sektor-
              sektor seperti transportasi, hotel, restoran, ritel itu benar ter-cover dalam BSU," ucapnya.

              Menurutnya,  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah  sangat  menaruh  perhatian  terhadap
              program BSU guna mencegah terjadinya PHK dan dapat meningkatkan daya tahan ekonomi para
              pekerja, sehingga kemiskinan kronis tidak bertambah.

              "Kita pastikan bersama bahwa BSU sebagai salah satu instrumen stimulus harus benar-benar
              fokus, tepat sasaran dan tepat manfaat sehingga dapat mencegah PHK, dan dapat meningkatkan
              daya tahan ekonomi para pekerja sehingga angka kemiskinan kronis tidak bertambah," jelasnya.







































                                                           195
   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200   201