Page 366 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 366
Terakhir, imbuh Ida, pelaku industri kreatif harus mampu meningkatkan kompetensi dan
memanfaatkan fleksibilitas. Sebab, sifat kreatif dan inovatif akan muncul jika memiliki
kompetensi dan keterampilan.
"Oleh karenanya, kompetensi dan keterampilan pelaku industri kreatif harus terus diasah,"
ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ida menegaskan bahwa pandemi Covid-19 memberikan pukulan
bagi perekonomian dan dunia ketenagakerjaan Indonesia, termasuk sektor industri kreatif.
Kendati demikian, ia meyakini, industri kreatif akan mampu menghadapi tantangan pandemi
Covid-19 dengan cara-cara yang kreatif.
"Bukan industri kreatif namanya kalau tidak bisa menghadapi tantangan pandemi Covid-19
dengan cara-cara yang kreatif," ujar Ida.
Lebih lanjut ia mengatakan, industri kreatif memiliki masa depan yang sangat cerah. Pasalnya,
kreativitas menjadi salah satu skill yang paling dibutuhkan pada pekerjaan masa depan.
Menurut Ida, hal itu dapat diketahui dari kajian berbagai lembaga dan Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemenaker).
Dalam kajian tersebut telah diperkirakan bahwa di era revolusi industri 4.0 akan banyak tumbuh
pekerjaan-pekerjaan dan skill baru. Utamanya berkaitan dengan teknologi informasi dan industri
kreatif.
"Jadi saya yakin ketika perekonomian semakin pulih dari pandemi, sektor ekonomi kreatif akan
kembali booming dan tumbuh dengan pesat di masa yang akan datang," imbuh Ida.
365

