Page 393 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 393

"Dengan  dibelanjakan  maka  akan  mendukung  konsumsi  masyarakat  secara  agregat  untuk
              mendukung pertumbuhan ekonomi," imbuhnya.
              Kedua,  mengingat  masih  banyaknya  pekerja  formal  yang  belum  didaftarkan  ke  BPJS
              Ketenagakerjaan,  maka  seharusnya  Pemerintah  (pusat  dan  daerah)  bisa  melakukan  upaya
              secara proaktif menghubungi perusahaan sehingga benar-benar mendapatkan data pekerja yang
              terdampak.

              "Jadi  seluruh  pekerja,  yang  sudah  didaftarkan  ke  BPJS  Ketenagakerjaan  atau  belum,  yang
              terdampak akan mendapatkan BSU. Dengan data tersebut maka pemberian BSU bisa lebih tepat
              sasaran," ujarnya.

              Selanjutnya  Ketiga,  pemerintah  juga  seharusnya  bisa  memberitahukan  kepada  seluruh
              masyarakat pekerja yang memang di PHK pada masa PPKM ini, dirumahkan tanpa upah atau
              dipotong upahnya sehingga mereka bisa mendaftarkan diri sebagai penerima BSU.

              "Tentunya akan dicek kebenarannya, dan bila memang benar maka dapat menerima BSU. Hal
              ini dilakukan di Program Kartu Prakerja dengan mendaftarkan diri, yang tentunya akan dicek
              kebenarannya," katanya.

              Tentunya dengan mendatangi perusahaan atau mendapat laporan dari pekerja yang terdampak,
              Kementerian Ketenagakerjaan dapat mengupdate data pekerja di Sisnaker sehingga ke depan
              Kementerian Ketenagakerjaan memiliki data pekerja, tidak lagi hanya berharap dari data BPJS
              Ketenagakerjaan.

              "Keempat, saya berharap Pemerintah memberikan BSU tidak hanya kepada pekerja formal yang
              terdampak tetapi juga kepada pekerja informal, seperti pekerja di mall-mall yang saat PPKM
              ditutup  dan  mereka  tidak  bisa  bekerja.  Tentunya  dengan  tidak  bekerja maka  upahnya  akan
              dipotong atau malah tidak dibayarkan karena upah harian," jelasnya.

              Selain itu, pemerintah bisa mendapatkan data penyewa di mal-mal sehingga bisa mendapatkan
              data  pekerja  di  sana.  Demikian  juga  dengan  toko-toko  yang  ditutup  karena  PPKM  Darurat
              sehingga pekerjanya dirumahkan, ini juga harus menjadi sasaran BSU. Termasuk juga pekerja
              online seperti ojek online, dan sebagainya yang memang terdampak PPKM Darurat tersebut.

              Kelima,  terkait  dengan  proses  pemberian  BSU  yang  disalurkan  melalui  nomor  rekening,  bila
              memang pekerja yang terdampak dan ditetapkan sebagai penerima BSU tidak memiliki nomor
              rekening, sebaiknya Pemerintah memiliki alternatif menyalurkannya via Kantor Pos dengan tetap
              menjaga protokol Kesehatan.

              "Saya berharap Pemerintah bisa lebih adil dalam memberikan BSU Ini sehingga BSU benar-benar
              tepat  sasaran  dan  akan  membantu  pekerja  yang  terdampak  atas  adanya  PPKM  darurat,"
              pungkasnya.



















                                                           392
   388   389   390   391   392   393   394   395   396   397   398