Page 452 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 452
Judul Subsidi Upah Masih Menunggu Regulasi
Nama Media Pikiran Rakyat
Newstrend BLT BPJS Ketenagakerjaan
Halaman/URL Pg9
Jurnalis Riesty Yusnilaningsih
Tanggal 2021-07-26 04:57:00
Ukuran 78x190mmk
Warna Warna
AD Value Rp 29.250.000
News Value Rp 146.250.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Ini (kepesertaan) sangat penting
untuk memastikan agar penyaluran BSU tepat sasaran. Kami masih tunggu regulasi yang
mengatur syarat dan kriteria tentang detail peserta BP Jamsostek yang berhak menerima BSU
positive - Anggoro Eko Cahyo (Direktur Utama BPJAMSOSTEK) Jadi, pastikan kepesertaan pada
BP Jamsostek tertib. Perusahaan harus memastikan perlindungan pada pekerjanya
neutral - Kunto Wibowo (Kepala BP Jamsostek Cabang Bekasi Kota) Data yang kami laporkan
untuk menerima bantuan 240.829 pekerja dari 4.464 perusahaan. Namun, karena ada yang
gagal divalidasi, 2.085 pekerja batal menerima BSU
Ringkasan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menunggu regulasi terkait bantuan
subsidi upah (BSU) bagi pekerja. Seperti tahun lalu, pemerintah akan menyalurkan BSU. Di satu
sisi, BPJS Ketenagakerjaan meminta perusahaan untuk tertib dalam kepesertaan BP Jamsostek.
"Ini (kepesertaan) sangat penting untuk memastikan agar penyaluran BSU tepat sasaran. Kami
masih tunggu regulasi yang mengatur syarat dan kriteria tentang detail peserta BP Jamsostek
yang berhak menerima BSU," kata Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo, Minggu
(25/7/2021). Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyatakan, BSU kembali
digulirkan senilai Rp 1 juta per pekerja, uang akan ditransfer langsung ke bank. Berbeda dengan
tahun lalu, BSU kali ini menyasar pekerja yang memiliki upah kurang dari Rp 3,5 juta.
SUBSIDI UPAH MASIH MENUNGGU REGULASI
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan menunggu regulasi terkait bantuan
subsidi upah (BSU) bagi pekerja. Seperti tahun lalu, pemerintah akan menyalurkan BSU.
Di satu sisi, BPJS Ketenagakerjaan meminta perusahaan untuk tertib dalam kepesertaan BP
Jamsostek. "Ini (kepesertaan) sangat penting untuk memastikan agar penyaluran BSU tepat
sasaran. Kami masih tunggu regulasi yang mengatur syarat dan kriteria tentang detail peserta
451

