Page 571 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 26 JULI 2021
P. 571

Sementara untuk pekerja di wilayah PPKM yang UMK-nya di atas Rp3,5 juta, Ida mengatakan
              akan menggunakan UMK sebagai batasan kriteria upah.
              "Dalam  hal  pekerja  bekerja  di  wilayah  PPKM  yang  UMK-nya  di  atas  Rp  3,5  juta,  maka
              menggunakan UMK sebagai batasan kriteria upah," jelasnya.

              Menaker  berharap  bantuan  subsidi  upah  ini  dapat  mencegah  terjadinya  PHK  sebagai  akibat
              pandemi Covid-19.

              Kebijakan BSU dikeluarkan untuk mencegah pengusaha memutuskan hubungan kerja dengan
              pekerjanya, serta membantu pekerja yang dirumahkan.

              "Pemberian BSU diharapkan mampu meningkatkan daya beli dan menjaga tingkat kesejahteraan
              pekerja/buruh."

              "Adanya BSU juga diharapkan mampu membantu meringankan beban pengusaha untuk dapat
              mempertahankan usahanya di masa pandemi COVID-19," kata Ida.

              Jumlah calon penerima BSU diestimasi kurang lebih 8 juta orang dengan kebutuhan anggaran
              sebesar Rp8 Triliun.

              "Jumlah ini masih berupa estimasi mengingat proses screening data yang sesuai dengan kriteria
              di atas masih dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan," terang Menaker Ida.
              Nantinya,  BSU  akan  diatur  dalam  Peraturan  Menteri  Ketenagakerjaan  (Permenaker)  yang
              menetapkan Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Upah/Upah Bagi Pekerja
              Buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease (COVID-19) dan PPKM Tahun 2021.

              Mulai Disosialisasikan

              Diwartakan Tribunnews.com, dalam rangka menyukseskan program Bantuan Subsidi Upah (BSU)
              tahun  2021,  Kementerian  Ketenagakerjaan  mengumpulkan  kepala  dinas  ketenagakerjaan  di
              daerah dengan PPKM level 3 dan 4 pada Jumat (23/7/2021) secara virtual.

              Dirjen  PHI  dan  Jamsos  Kemnaker,  Indah  Anggoro  Putri  mengatakan,  program  BSU  bukan
              program baru karena program tersebut telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.
              Hanya saja, sambung Dirjen Putri, untuk BSU tahun ini terdapat sedikit perbedaaan.

              "Perbedaannya  dikaitkan  dengan  keadaan  saat  ini,  yaitu  PPKM  Darurat  dan  yang  utamanya
              berdasarkan masukan-masukan dari sejumlah pihak atas pelaksanaan BSU tahun kemarin agar
              kita tahun ini berjalan lebih tertib, lebih akuntabel, dan lebih tepat sasaran bagi penerima BSU,"
              ucapnya.

              Untuk itu, ia meminta para Kadisnaker agar dapat berkolaborasi dan bersama-sama bersemangat
              dalam melaksanakan BSU tahun ini.

              Baginya,  dukungan  dan  kolaborasi  dari  para  Kadisnaker  sangat  penting  bagi  kelancaran
              pelaksanaan BSU.

              "Peran Bapak, Ibu Kadisnaker adalah harus memastikan para pekerja yang terdampak di sektor-
              sektor seperti transportasi, hotel, restoran, ritel itu benar ter-cover dalam BSU," ucapnya.

              Menurutnya, Menteri Ketenagakerjaan sangat menaruh perhatian terhadap program BSU guna
              mencegah terjadinya PHK dan dapat meningkatkan daya tahan ekonomi para pekerja, sehingga
              kemiskinan kronis tidak bertambah.



                                                           570
   566   567   568   569   570   571   572   573   574   575   576