Page 79 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 9 JUNI 2021
P. 79
Judul Wapres Sebut Pengangguran Tinggi Karena Masyarakat Tak Siap
Nama Media tempo.co
Newstrend Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan
Halaman/URL https://bisnis.tempo.co/read/1470340/wapres-sebut-pengangguran-
tinggi-karena-masyarakat-tak-siap
Jurnalis Antara
Tanggal 2021-06-08 20:34:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binalattas
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan penyebab tingginya angka pengangguran dan
rendahnya daya saing di Indonesia karena adanya ketidaksiapan masyarakat beradaptasi dengan
perubahan di dunia kerja dan industri. "Masih relatif tingginya angka pengangguran dan
rendahnya daya saing, antara lain disebabkan ketidaksiapan untuk beradaptasi terhadap
perubahan dengan disrupsi yang mengikutinya," kata Wapres Ma'ruf Amin dalam acara Rembuk
Nasional Vokasi dan Kewirausahaan di Pondok Pesantren Cipasung, Singaparna, Tasikmalaya,
Jawa Barat, Selasa, 8 Juni 2021.
WAPRES SEBUT PENGANGGURAN TINGGI KARENA MASYARAKAT TAK SIAP
Jakarta - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan penyebab tingginya angka pengangguran
dan rendahnya daya saing di Indonesia karena adanya ketidaksiapan masyarakat beradaptasi
dengan perubahan di dunia kerja dan industri.
"Masih relatif tingginya angka pengangguran dan rendahnya daya saing, antara lain disebabkan
ketidaksiapan untuk beradaptasi terhadap perubahan dengan disrupsi yang mengikutinya," kata
Wapres Ma'ruf Amin dalam acara Rembuk Nasional Vokasi dan Kewirausahaan di Pondok
Pesantren Cipasung, Singaparna, Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa, 8 Juni 2021.
Tingginya angka pengangguran di Indonesia diperburuk dengan bencana pandemi COVID-19
yang menurut Badan Pusat Statistik (BPS) mencapai 19,1 juta. Menurut Ma'ruf, tingginya angka
pengangguran juga disebabkan jumlah penduduk usia produktif terus meningkat serta
masyarakat yang memiliki pengalaman pelatihan kerja sangat sedikit.
Oleh karena itu, Ma'ruf Amin mengatakan perlu kecepatan, ketepatan, dan efisiensi sebagai
fondasi penting untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang siap bersaing.
"Diperlukan kecepatan, ketepatan, dan efisiensi sebagai fondasi yang penting untuk bisa
bersaing terhadap negara lain di era teknologi digital saat ini," ujar Ma'ruf Amin.
78

