Page 235 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2021
P. 235

“Kedepan bagi yang belum memiliki keterampilan itu. Pada satu sisi keterampilan itu dibutuhkan
              dunia industri pertambangan yang saat ini marak di Sultra, sehingga kebutuhan tenaga kerja
              untuk itu, Insya Allah bisa kita siapkan”, ungkapnya, Rabu (23/6/2021).


              Haji Polondu juga menuturkan, jika melihat kondisi pertanian dan peternakan di Sultra saat ini
              masih  sangat  butuh  pengembangan  keterampilan  khususnya  anak-anak  muda  atau  petani
              milenial di dua bidang itu, maka BLK Kendari juga akan membuka 2 Workshop yaitu Workshop
              Pertanian dan Peternakan, serta pengembangan kejuruan Pariwisata Kelautan.

              Termasuk,  BLK  Kendari juga  berupaya  mewujudkan  agar  bisa  bertaraf  Internasional  dengan
              membuka Workshop Bahasa Asing.

              “Tentunya kita akan membangun laboratorium bahasa agar tenaga kerja asal Sultra itu tidak lagi
              perlu ke luar daerah untuk belajar bahasa asing,” bebernya.

              Rencananya,  dua  bahasa  yang  akan  dibuka  yakni  Workshop  Bahasa  Inggris  dan  Bahasa
              Mandarin.

              “Kita  juga  perlu  menyesuaikan  dengan  kebutuhan  tenaga  kerja  di  Sultra  yang  marak  sekali
              dengan tenaga kerja asing,” jelasnya.

              Selanjutnya, dia menyebut luas lahan hibah yang diberikan oleh Pemprov Sultra adalah sebesar
              4,5 hektare bakal dimanfaatkan sesuai rencana dan target itu, dengan harapan proses menuju
              target bisa diberikan kemudahan.

              “Alhamdulilllah dengan adanya hibah ini Insya Allah kita sudah bisa realisir apa yang menjadi
              mimpi-mimpi indah kami untuk pengembangan BLK Kendari”, imbuhnya.

              Diketahui,  BLK  Kendari  saat  ini  memiliki  14  kejuruan  dengan  luas  areal  2,1  hektare  setelah
              adanya penambahan lahan tersebut.

              Adapun  obyek  hibah  adalah  lahan  milik  Pemprov  Sultra  yang  terletak  di  Jalan  D.I  Panjaitan
              Nomor 222 Kendari seluas 45.843 m2.  Kepemilikan dan pencatatan tanah dimaksud sebagai
              barang  milik  daerah  Provinsi  Sulawesi  Tenggara  sesuai  sertifikat  hak  pakai  Nomor
              184/gs.95/1990  tanggal  16  Januari  1990  atas  nama  pemerintah  daerah  tingkat  I  Provinsi
              Sulawesi Tenggara.

              Sertifikat hak pakai nomor 192/gs.94 tanggal 16 Januari 1990 atas nama pemerintah daerah
              tingkat I Provinsi Sulawesi Tenggara. Lahan tersebut telah tercatat dalam aplikasi SIMDA barang
              milik daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. (A)

              Laporan: Al Iksan

              Editor: Hasrul Tamrin














                                                           234
   230   231   232   233   234   235   236