Page 79 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 JULI 2020
P. 79
( Dia mengungkapkan bahwa program Gerakan Pekerja Sehat merupakan implementasi atas
Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Perluasan dari Germas ini untuk menyesuaikan
implementasi budaya hidup sehat dengan kebutuhan di tempat kerja. "Gerakan Pekerja sehat
bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat di tempat kerja dan menghilangkan
kebiasaan dan perilaku pekerja/buruh yang kurang sehat," tuturnya.
Program Gerakan Pekerja Sehat disebutnya memiliki beberapa fokus yaitu deteksi dini penyakit
pada pekerja, tempat kerja tanpa asap rokok, aktivitas fisik/olahraga, penyediaan ruang asi,
perilaku hidup bersih dan sehat, penggunaan APD, tindakan P3K, dan promosi gizi seimbang.
"Namun Gerakan Pekerja Sehat jangan dijadikan beban dan dianggap sebuah kewajiban. Tetapi
harus dijadikan budaya dan kebutuhan hidup sehat. Yang bisa menyelamatkan kita adalah
kemauan untuk hidup sehat. Yang penting datang dari kita, mau sehat, butuh sehat, Insya Allah
Covid-19 jauh dari kita," jelasnya.
Ida pun mendorong perilaku hidup bersih dan sehat, serta aktivitas fisik dan olahraga harus
dijadikan budaya di tempat kerja, agar klaster Covid-19 tak terjadi di tempat kerja. Dengan
demikian, diharapkan pekerja atau buruh selamat, sehat dan produktif, serta perusahaan tetap
mempertahankan produktivitas dan adaptive dengan kebiasaan baru. "Saya berharap kawasan
industri KIIC menjadi bagian garda terdepan untuk membangun pekerja sehat. Kawasan-
kawasan industri lain harus melaksanakan hal serupa," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur KIIC Sanny Iskandar, mengapresiasi dorongan Kemenaker kepada
industri agar tetap bekerja secara produktif tanpa melupakan menjalankan protokol kesehatan.
Sanny menambahkan, untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan dengan baik, pihaknya
telah berkeliling ke beberapa industri dan pabrik yang ada di Kawasan KIIC. "Mereka (industri-
red) semua telah melaksanakan protokol kesehatan . Tapi di KIIC yang terdapat 160
perusahaan/industri belum ada yang positif Covid-19," katanya (cip).
78

