Page 188 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2021
P. 188

"Kami bersyukur sejumlah perusahaan menerima kami untuk melakukan praktek kerja industri.
              Kolaborasi  antara  lembaga  Pendidikan  dan  sektor  swasta  menjadi  sangat  penting  untuk
              memastikan  bahwa  pendidikan  vokasi  berhasil  dengan  baik,”  ujar  Sandi  melalui  keterangan
              tertulis, Rabu (28/7/2021).

              Selama ini, Sandi mengatakan SMK Ora et Labora berupaya meningkatkan sekolah vokasi yang
              berorientasi pada penerapan ilmu. Sehingga lulusannya kompeten dan terampil dalam bekerja.

              Sandi  mengatakan  amanat  Presiden  Joko  Widodo  menyebut  bahwa  pendidikan  vokasi
              menempati  posisi penting  dalam  strategi  pengembangan  Sumber  Daya Manusia  (SDM)  yang
              lebih produktif dan kompetitif.

              "SMK OeL yang merupakan vokasional teknik ingin menekankan pembelajaran yang terstruktur
              dan keahlian yang lebih driven atau terarah. Apalagi sektor kelistrikan ini sektor yang tahan krisis
              dan dalam situasi apapun akan dibutuhkan," tutur Sandi.

              Menurutnya,  kurikulum  yang  diterapkan  diharapkan  membantu  mengurangi  tingkat
              pengangguran lulusan SMK yang cukup tinggi di Indonesia.

              Menurut  data  Badan  Pusat  Statistik  Februari  2021,  lulusan  SMK  mendominasi  jumlah
              pengangguran  di  Indonesia  dengan  besaran  11,45  persen  dari  total  pengangguran  terbuka
              sebanyak 8,75 juta orang.

              Sementara itu, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. (Saratoga) memberikan dukungan penuh
              kepada SMK Ora et Labora.

              Bagi Saratoga, investasi di bidang Pendidikan akan menciptakan masyarakat berkualitas dan
              dapat berkontribusi secara aktif dalam pembangunan nasional.

              "Program pembelajaran selama tiga tahun ditambah satu tahun praktik kerja, mampu membekali
              siswa siswi dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri," ujar Direktur Keuangan Saratoga
              Lany D. Wong.

              Lulusan SMK ORA et LABORA selanjutnya akan bekerja di perusahaan PT Shandong Licun Power
              Plant Technology dan memiliki potensi besar bekerja di PT GPOS Daya Energi (O&M sebuah
              Pembangkit Listrik di Gorontalo), Primaya Hospital, PT Tanjung Power Indonesia, dan PT Astra
              Daihatsu Motor.

              Selama 4 tahun SMK ORA et LABORA mendidik para siswa siswi dengan durasi pembelajaran
              selama tiga tahun.

              Dilanjutkan  dengan  training  profesional  selama  tiga  bulan  dengan  materi  –  materi  yang
              dibutuhkan di dunia kerja terutama sektor kelistrikan.

              Setelah itu para murid mengikuti program pemagangan di industri pembangkit listrik selama
              sembilan bulan untuk mendapatkan pengalaman langsung di dunia kerja.
              Untuk memastikan bahwa lulusan SMK memiliki keahlian yang handal, SMK ORA et LABORA juga
              bekerja sama dengan Swiss German University (SGU) menghadirkan pengajar-pengajar yang
              kompeten dan kredibel di bidangnya.

              Sementara  untuk  pelatihan  teknis  kelistrikan,  ORA  et  LABORA  juga  menggandeng  Central
              Industrial  Technology  Enterprise  (CITE),  sebuah  lembaga  berbasis  industri  dan  berorientasi
              sosial yang teruji di dunia.




                                                           187
   183   184   185   186   187   188   189   190   191   192   193