Page 195 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2021
P. 195

Keanggotaan P2K3 terdiri dari unsur pengusaha dan pekerja yang susunannya terdiri atas Ketua,
              Sekretaris,  dan  Anggota.  Sekretaris  P2K3  adalah  ahli  K3  atau  petugas  K3  di  perusahaan.
              Sedangkan Ketua P2K3 adalah pimpinan perusahaan atau salah satu pimpinan perusahaan yang
              ditunjuk dan keanggotaannya harus mewakili unsur pengusaha dan unsur pekerja.

              "Dengan kepengurusan tersebut, kami percaya bahwa keberadaan P2K3 sangat penting dan
              strategis  dalam  mengembangkan  dan  melaksanakan  upaya-upaya  penting  dalam  bidang  K3,
              dalam kondisi sekarang ini juga termasuk penanganan Covid-19," ujar Ida.

              Untuk  perusahaan  yang  belum  memiliki  P2K3  dapat  membentuk  Satuan  Tugas  (Satgas)
              Penanganan Covid-19. Satgas perusahaan ini yang akan berkoordinasi secara intensif dengan
              Satgas Penanganan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Koordinasi tersebut penting agar
              tidak tercipta klaster baru di lingkungan kerja maupun industri.

              Ida mengungkapkan jumlah perusahaan yang telah melaksanakan Wajib Lapor Ketenagakerjaan
              Online (WLKP) hingga 15 Juli 2021 mencapai 356.500 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja
              tercatat 10.023.419 orang.

              Sementara  itu,  terkait  keselamatan  kerja,  berdasarkan  data  BPJamsostek  per  tahun  2019
              terdapat 114.235 kasus kecelakaan kerja. Rentang waktu Januari hingga Oktober 2020 tercatat
              177.161 kasus kecelakaan kerja, 53 kasus penyakit akibat kerja yang 11 di antaranya disebabkan
              oleh Covid-19.

              "Data tersebut dapat kita gunakan sebagai dasar untuk mendorong agar keberadaan P2K3 di
              tempat  kerja  lebih  efektif  dan  strategis  dalam  mengambil  langkah-langkah  mencegah  dan
              mengendalikan terjadinya kecelakaan kerja, juga penyakit akibat kerja serta Covid-19," kata Ida.

              Oleh karaena itu, ia memberi apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung dan terlibat
              aktif  dalam  mengembangkan,  mempromosikan  serta  membudayakan  K3.  Ia  mengajak  bagi
              pengurus  P2K3  untuk  memperkuat  pelaksanaan  K3  secara  nasional  sebagai  elemen  penting
              dalam  melakukan  reformasi  ketenagakerjaan  dengan  melibatkan  seluruh  pemangku
              kepentingan.

              "Kami terus mengharapkan agar kerja keras tersebut jangan berhenti di sini, terlebih dengan
              kondisi saat ini yang memaksa kita harus kerja cerdas dalam ikut mengendalikan Covid-19,"
              katanya. (*)































                                                           194
   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199   200