Page 200 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 29 JULI 2021
P. 200

tapi serikat pekerja/serikat buruh, tetapi juga wajib memberi perhatian dan mendorong agar K3
              dapat dijalankan secara efektif.


              MENAKER MINTA P2K3 IKUT BANTU PEMERINTAH KENDALIKAN COVID-19

              Di tengah upaya pemerintah mengendalikan COVID-19, Menaker Ida meminta Panitia Pembina
              Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja  (P2K3)  di  perusahaan  ikut  serta  mendorong  penerapan
              protokol kesehatan (prokes) di tempat kerja masing-masing dan mendorong agar semua pekerja
              dapat menerapkan prokes di perjalanan maupun di rumah.

              Menurut Ida Fauziyah, terlaksananya K3 pada semua tempat, bukan hanya menjadi tanggung
              jawab pemerintah, dan para pengusaha, tapi serikat pekerja/serikat buruh, tetapi juga wajib
              memberi perhatian dan mendorong agar K3 dapat dijalankan secara efektif.
              "Saya mengharapkan agar semua pihak dapat melakukan upaya konkrit terhadap pelaksanaan
              K3 di lingkungan masing-masing agar budaya K3 benar-benar terwujud di seluruh tanah air. Jadi
              ini kerja bersama dan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah, Kadisnaker, tapi juga
              tanggung jawab pengusaha dan serikat pekerja dan para anggotanya, " kata Ida Fauziyah dalam
              acara Pertemuan P2K3 Nasional bertajuk ”Efektivitas Peran P2K3 dalam Penanganan COVID-19”
              di Jakarta, Selasa (27/7).

              Ida Fauziyah menjelaskan sesuai amanah UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
              dan  Permenaker  Nomor  04/Men/1987  tentang  P2K3  serta  Tata  Cara  Penunjukan  Ahli
              Keselamatan  Kerja,  P2K3  adalah  lembaga  yang  dibentuk  di  perusahaan  untuk  membantu
              melaksanakan  dan  menangani  usaha-usaha  keselamatan  dan  kesehatan  kerja  yang
              keanggotaannya terdiri dari unsur pengusaha dan pekerja.

              Ida Fauziyah mengatakan keanggotaan P2K3 terdiri dari unsur pengusaha dan tenaga kerja yang
              susunannya terdiri atas Ketua, Sekretaris, dan Anggota. Sekretaris P2K3 adalah ahli K3 atau
              petugas K3 di perusahaan. Sedangkan Ketua P2K3 adalah pimpinan perusahaan atau salah satu
              pimpinan perusahaan yang ditunjuk (khusus untuk kelompok perusahaan/sentra industri) dan
              keanggotaannya harus mewakili unsur pengusaha dan unsur pekerja.

              "Dengan kepengurusan tersebut, kami percaya bahwa keberadaan P2K3 sangat penting dan
              strategis  dalam  mengembangkan  dan  melaksanakan  upaya-upaya  penting  dalam  bidang  K3,
              dalam kondisi sekarang ini juga termasuk penanganan COVID-19, " ujar Ida Fauziyah.

              Menaker  Ida  mengingatkan  bagi  perusahaan  yang  belum  memiliki  P2K3,  dapat  membentuk
              Satuan  Tugas  (Satgas)  Penanganan  COVID-19  P2K3  atau  Satgas  Penanganan  COVID-19
              dimaksud  agar  berkoordinasi  dengan  Satgas  Penanganan  COVID-19  pemerintah  daerah
              setempat.

              Ida  Fauziyah  mengungkapkan  jumlah  perusahaan  yang  telah  Wajib  Lapor  Ketenagakerjaan
              Online (WLKP) hingga 15 Juli 2021, mencapai 356.500 perusahaan dengan jumlah tenaga kerja
              tercatat 10.023.419 orang.

              Sementara itu, terkait keselamatan kerja berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan pada tahun
              2019  terdapat  114.235  kasus  kecelakaan  kerja  dan  sepanjang  Januari  hingga  Oktober  2020
              terdapat 177.161 kasus kecelakaan kerja, 53 kasus penyakit akibat kerja yang 11 di antaranya
              disebabkan COVID-19. Termasuk dalam kategori kecelakaan kerja adalah kecelakaan lalu lintas
              pada perjalanan pekerja menuju tempat kerja, dari tempat kerja menuju tempat tinggal.

              "Data tersebut dapat kita gunakan sebagai dasar untuk mendorong agar keberadaan P2K3 di
              tempat  kerja  lebih  efektif  dan  strategis  dalam  mengambil  langkah-langkah  mencegah  dan

                                                           199
   195   196   197   198   199   200   201   202   203   204