Page 141 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 MARET 2021
P. 141
Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Irvansyah Utoh Banja
memaparkan, proses penyusunan regulasi Permenaker turunan tersebut tengah disiapkan oleh
Kemnaker dengan melibatkan BPJamsostek dan kementerian serta lembaga terkait.
"Kompleksitas dari kriteria penerima manfaat beasiswa membuat regulasi tersebut harus
mempertimbangkan berbagai aspek, agar tepat sasaran dan dapat diimplementasikan di
lapangan. Sehingga upaya Kemnaker merumuskan regulasi turunan yang komprehensif perlu
diapresiasi," jelas Utoh.
Manfaat beasiswa tersebut, sambung Utoh, berupa bantuan uang tunai maksimal Rp 174 juta
untuk dua orang anak, yang diberikan setiap tahunnya sesuai tingkat pendidikan. Ia berharap,
dengan adanya beasiswa ini, nilai manfaat bagi peserta BPJamsostek dapat memberikan angin
segar dalam peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat.
"Program ini dilahirkan dengan semangat memberikan manfaat lebih kepada masyarakat,
khususnya bagi peserta BPJamsostek. Sehingga kami berharap, program ini bisa segera
terlaksana dalam waktu dekat," terangnya.
Mengacu pada PP No.82/2019, lanjut dia, mengatur beasiswa bagi anak dari peserta yang
meninggal dunia atau cacat total tetap akibat kecelakaan kerja, dari tingkat taman kanak-kanak
(TK) sampai perguruan tinggi. Uang tunai maksimal Rp 174 juta untuk dua orang anak.
"Mereka berhak mendapatkan beasiswa mulai Rp 1,5 juta per tahun saat TK dan SD, hingga
Rp12 juta per tahun di tingkat perguruan tinggi," pungkasnya.
140

