Page 247 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 247
ANGGOTA REGULER GOVERNING BODY ILO, INDONESIA MILIKI PELUANG
MANFAATKAN BONUS DEMOGRAFI
Terpilihnya Indonesia sebagai Anggota Reguler Governing Body (GB) International Labour
Organization ( ILO ) periode 2021-2024 dari Government Electoral College, merupakan peluang
untuk bisa mendorong iklim ketenagakerjaan di Indonesia dalam memanfaatkan bonus
demografis. Government Electoral College merupakanrangkaian International Labour Conference
(ILC) ke-109 yang diadakan secara daring, di Jenewa, Swiss, Senin (14/06/2021).
"Terpilihnya kita menjadi GB ILO adalah sebuah peluang untuk bisa mendorong iklim
ketenagakerjaan di Indonesia dalam memanfaatkan bonus demografis. Secara regional,
terpilihnya Indonesia juga kesempatan utk bisa membantu memecahkan persoalan-persoalan
ketenagakerjaan di kawasan Asian dan juga global," kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker),
Ida Fauziyah, dalam Siaran Pers Kemnaker di Jakarta, Sabtu (19/6/2021).
Pada pemilihan tersebut, Indonesia memperoleh 210 dukungan dari 230 total suara, dan akan
mewakili Kawasan Asia Pasifik bersama Arab Saudi, Australia, dan Pakistan.
Ida menyatakan, Indonesia senantiasa mendukung kemajuan kerja layak yang tercermin dari
kerja sama tripartit antara pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja, yang tergabung dalam
Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional.
Selain sebagai anggota Reguler GB-ILO saat ini, Indonesia juga menjadi koordinator negara-
negara ASEAN di ILO. Hal ini memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mendorong
program-program ILO yang sejalan dengan kepentingan nasional Indonesia, maupun negara-
negara di kawasan.
"Terpilihnya Indonesia sebagai anggota Reguler GB-ILO merupakan bentuk pengakuan
internasional atas komitmen Indonesia dalam memajukan keadilan sosial dan mempromosikan
kerja layak yang merupakan mandat utama Organisasi Perburuhan Internasional ini," kata
Menaker.
Sebelumnya, Indonesia menduduki posisi sebagai Anggota Deputi GB-ILO untuk periode 2014-
2017 yang kemudian berlanjut pada 2017-2020. Hal ini mencerminkan kepercayaan negara-
negara anggota ILO kepada Indonesia untuk mengemban kembali amanat dalam pengambilan
keputusan di ILO.
GB-ILO merupakan badan eksekutif Sekretariat ILO, atau International Labour Office yang terdiri
dari 56 negara dan memegang peranan strategis dalam memutuskan kebijakan, anggaran,
program-program, serta pemilihan Dirjen ILO.
Menaker menegaskan, sebagai Anggota Reguler GB-ILO, Indonesia juga memiliki hak suara dan
voting dalam berbagai pembahasan tata kelola ILO.
"Keberhasilan ini juga merupakan modalitas bagi Indonesia sebagai ketua ASEAN Labour Minister
Meeting (ALMM) dan G20 Presidency tahun depan, kita menjadi tuan rumah," ujarnya.
246

