Page 429 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 429
Judul Mediatori 11.000 Pekerja Migran dari Malaysia
Nama Media rri.co.id
Newstrend Pemulangan PMI Malaysia
Halaman/URL https://rri.co.id/nasional/peristiwa/1083753/mediatori-11-000-pekerja-
migran-dari-malaysia
Jurnalis Ria Saptawati
Tanggal 2021-06-18 19:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan, kesiapannya menjadi mediator dalam pemulangan
11.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia. Kementerian Sosial siap memfasilitasi
penyediaan lahan hidup mereka di daerah masing-masing. "Saya menyarankan untuk PMI asal
Sulawesi Barat langsung saja dipulangkan ke tempatnya masing-masing," kata Menteri Sosial Tri
Rismaharini usai menerima audiensi Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) H. M. Ali Baal Masdar di
Jakarta, Jumat (18/6/2021).
MEDIATORI 11.000 PEKERJA MIGRAN DARI MALAYSIA
Menteri Sosial Tri Rismaharini menyatakan, kesiapannya menjadi mediator dalam pemulangan
11.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Malaysia. Kementerian Sosial siap memfasilitasi
penyediaan lahan hidup mereka di daerah masing-masing.
"Saya menyarankan untuk PMI asal Sulawesi Barat langsung saja dipulangkan ke tempatnya
masing-masing," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini usai menerima audiensi Gubernur Sulawesi
Barat (Sulbar) H. M. Ali Baal Masdar di Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Diketahui, Risma menerima usulan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, agar PMI ditampung
di shelter lebih dulu. Namun, ia menolak usulan tersebut.
PMI asal Sulbar akan datang secara bergelombang. Pada kesempatan awal diperkirakan akan
tiba 1000 orang. Kemudian akan datang lagi sekitar 7.500 orang bulan depan, sampai mencapai
11.000 orang.
Mensos menyakinkan Gubernur Ali, Kemensos akan ikut berkontribusi mengatasi masalah PMI
sesampainya di tanah air.
"Saya akan menjadi mediator untuk bagaimana mereka pulang ke daerah masing-masing. Saya
akan menyurati kepala daerah yang mampu untuk membiayai. Bagaimanapun itu juga
warganya," tuturnya.
428

