Page 434 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 434

tiga  menteri  terkait,  yakni  Menteri  Agama,  Menteri  Ketenagakerjaan,  serta  Menteri
              Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.


              PEMERINTAH REVISI LIBUR NASIONAL DAN CUTI BERSAMA TAHUN 2021

              Pemerintah merevisi jadwal libur nasional dan cuti bersama yang masih tersisa di tahun 2021.
              Keputusan  ini  merupakan  respons  pemerintah  untuk  mengatasi  penyebaran  masif  Covid-19,
              selain upaya lain, seperti vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan.
              Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy di Jakarta,
              Jumat (18/6/2021), mengumumkan perubahan dua hari libur nasional dan meniadakan satu hari
              cuti bersama. Libur Tahun Baru Islam 1443 Hijriah pada Selasa 10 Agustus 2021 diubah menjadi
              Rabu 11 Agustus 2021. Libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa 19 Oktober 2021 diubah
              menjadi Rabu 20 Agustus. Adapun cuti bersama Natal 24 Desember ditiadakan. Keputusan ini
              sudah  disepakati  tiga  menteri  terkait,  yakni  Menteri  Agama,  Menteri  Ketenagakerjaan,  serta
              Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

              Muhadjir menjelaskan sesuai arahan Presiden untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan
              berkaitan dengan merebaknya penularan dan penyebaran pandemi Covid-19 yang belum tuntas,
              pihaknya diberi arahan agar meninjau ulang jadwal libur nasional dan cuti bersama yang sudah
              tercantum dalam surat keputusan bersama 3 menteri. "Pemerintah mengubah dua hari libur
              nasional dan meniadakan satu hari cuti bersama," kata Muhadjir.

              Menteri  Agama  Yaqut  Cholil  Qoumas  mengatakan,  hari  libur  tetap  diberikan  sebagai
              penghargaan pemerintah kepada umat beragama, tetapi harinya digeser dan peniadaan cuti
              bersama. "Ini sejalan dengan keinginan kita semua untuk menjaga seluruh masyarakat untuk
              menjaga  kesehatan  dan  keselamatan.  Keputusan  ini  seiring  dengan  ikhtiar  menjalankan
              vaksinasi dan protokol kesehatan," ujar Yaqut.
              Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah sepakat dengan keputusan pemerintah
              merevisi  jadwal  libur  nasional  sebagai  ikhtiar  untuk  menghindarkan  penyebaran  Covid-19.
              "Setelah penandatanganan SKB 3 Menteri, nanti kami tindaklanjuti dengan menyampaikan surat
              edaran ke perusahaan-perusahaan lewat gubernur, wali kota/bupati," ujar Ida.
              Demi kemaslahatan Menpan dan RB Tjahjo Kumolo mengatakan, sesuai ketentuan, aparatur sipil
              negara (ASN) punya hak cuti perorangan. "Namun, kami putuskan demi kemaslahatan dalam
              konteks pandemi, hak cuti ASN untuk sementara ditiadakan," ujar Tjahjo.

              Artinya, kata Tjahjo, ASN dilarang cuti di hari kejepit libur nasional. Sebagai contoh, jika ada
              libur hari keagamaan jatuh pada hari Selasa, ASN dilarang mengajukan cuti pada hari Senin.
              Pengajuan cuti harus di hari lain. Istilah cuti bersama juga tidak ada.

              "Semua diminta konsentrasi untuk menjaga kesehatan masyarakat," ujar Tjahjo.

              Tjahjo  menambahkan  untuk  instansi  pemerintah  di  pusat  dan  daerah  tidak  ada  istilah
              "lockdown". Ketentuan di Surat Edaran Menpan RB Nomor 67 masih berlaku. Tidak ada istilah
              kantor tutup atau lockdown karena pelayanan kepada masyarakat harus berjalan.

              Adapun  aturan  bagi  instansi  pemerintah  pusat  dan  daerah  di  zona  merah  sesuai  dengan
              keputusan satgas Covid-19 dan pemda. Kehadiran bekerja di kantor dan di rumah bisa diatur
              mulai 50 persen, 75 persen, atau 25 persen sesuai kebijakan masing-masing.




                                                           433
   429   430   431   432   433   434   435   436   437   438   439