Page 697 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 JUNI 2021
P. 697

Judul               Eksploitasi Anak: Pemilik Klub Malam di Sikka Dapat Dipidana 15 Tahun
                                    Penjara
                Nama Media          mediaindonesia.com
                Newstrend           Pekerja Anak
                Halaman/URL         https://mediaindonesia.com/humaniora/412779/eksploitasi-anak-
                                    pemilik-klub-malam-di-sikka-dapat-dipidana-15-tahun-penjara
                Jurnalis            Mohammad Farhan Zhuhri
                Tanggal             2021-06-18 11:00:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PPK & K3
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Arist Merdeka Sirait (Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak) Para penyedia dan
              konsumen eksploitasi seksual komersial patut dikenakan pasal tindakan pidana khusus karena
              menyediakan tempat dan anak, dengan demikian para penyedia kelap malam dan konsumennya
              dapat dipidana

              negative - Kombes Krisna Razia (Kabid humas Polda NTT) Ada empat lokasi yang menjadi target
              operasi, ungkap Kombes Krishna yakni Pub I, Pub S, Pub B dan Pub SH, Dari keempat tempat
              tersebut petugas berhasil mengamankan 25 anak yang berusia di bawah umur yang bekerja di
              kelab malam tersebut. Rata2 korban berusia dibawah 16 tahun

              negative - AKP. Ricky Daily (Panit Subdit IV Renakta Direskrimum Polda NTT) Atas informasi
              tersebut anggota kami langsung mendatangi pub-pub tersebut dan betul menemukan kebenaran
              bahwa ada banyak anak-anak di bawah umur yang dipekerjakan. Saat ini kasus tersebut masih
              dalam proses penyelidikan

              negative - Arist Merdeka Sirait (Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak) Dengan kejadian ini,
              Komnas Perlindungan Anak juga mendesak Pemerintah Kabupaten Sikka untuk menyelamatkan
              anak-anak korban dari eksploitasi seksual komersial tersebut


              Ringkasan

              TERBONGKARNYA kasus eksplotasi seksual komersial di Kabupaten Sika Nusa Tenggara Timur
              (NTT)  menambah  panjang  anak  menjadi  korban  perbudakan  seksual  di  Indonesia.
              Menindaklanjuti laporan masyarakat dan kerja cepat Polda NTT, pada Senin 14 Juni lalu, berhasil
              menyelamatkan  puluhan  anak  yang  dipekerjakan  sebagai  pekerja  seksual  komersial  di  klub
              malam di Kabupaten Sikka Nusa Tenggara.





                                                           696
   692   693   694   695   696   697   698   699   700   701   702