Page 218 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 218

Ada  beberapa  daerah  yang  menetapkan  PPKM  level  3  dan  4,  tetapi  tidak  termasuk  dalam
              cakupan daerah penerima bantuan yang tertera di lampiran Peraturan Menteri Ketenagakerjaan
              (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa
              Subsidi Upah. Terkait dengan hal itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Anwar
              Sanusi,  Senin  (9/8/2021),  mengatakan,  pihaknya  masih  meneliti  daftar  wilayah  yang
              menerapkan PPKM level 3 dan 4 sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

              Anwar menambahkan, saat pemerintah membuat Permenaker No 16/2021, Inmendagri yang
              dijadikan  acuan  belum  diperbarui.  Akibatnya,  daerah-daerah  yang  dimasukkan  dalam  daftar
              penerima  bantuan  subsidi  upah  pun  masih  terbatas.  "Kami  mencoba  meneliti  terus  karena
              kemungkinan Inmendagri ke depan akan berubah dan bertambah terus. Masih memungkinkan
              untuk diperluas lagi," ujar Anwar.

              Meski  demikian,  pemerintah  berusaha  berhati-hati  dengan  ketersediaan  anggaran.  Anggaran
              untuk program bantuan subsidi upah adalah Rp 8,8 triliun dan harus dibagi dua dengan program
              Kartu Prakerja. Sebelumnya, pemerintah belum ada rencana untuk menghidupkan lagi program
              subsidi upah yang sempat berhenti di awal tahun.
              "Anggarannya cukup terbatas. Kami juga bekerja dengan memperhatikan ketersediaan dana.
              Tetapi, (perluasan penerima) bisa saja dimungkinkan kalau ada calon penerima yang ternyata
              sudah menerima program lain, seperti Kartu Prakerja, Program Keluarga Harapan (PKH), atau
              bantuan sosial lain," ucap Anwar.
              Direktur  Eksekutif  Center  of  Reform  on  Economics  (CORE)  Indonesia  Mohammad  Faisal
              mengatakan,  untuk  memaksimalkan  perlindungan  sosial  di  tengah  PPKM,  pemerintah  dapat
              menyisir kembali pos-pos anggaran yang sebenarnya tidak terlalu mendesak dan dapat ditunda,
              kemudian  mengalihkannya  ke  program  bantuan  sosial  tunai  yang  langsung  menyentuh
              masyarakat, seperti bantuan subsidi upah.

              Salah satu program yang anggarannya bisa direalokasi untuk sementara adalah program Kartu
              Prakerja. "Kartu Prakerja itu, kan, konsepnya tidak mendesak. Di situasi mendesak seperti ini,
              kalau  anggaran  subsidi  upah  tidak  cukup,  sebaiknya  anggaran  Kartu  Prakerja  saja  yang
              direalokasi," kata Faisal. Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia
              Elly Rosita berharap pemerintah bisa lebih cepat menyalurkan bantuan tersebut mengingat saat
              ini sudah lebih dari satu bulan pengetatan PPKM berlangsung. (AGE)































                                                           217
   213   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223