Page 237 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 237

PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI TAIWAN LUKAI MAJIKAN, KEMLU PASTIKAN
              PENDAMPINGAN HUKUM
              Sebuah  video  beredar  di  media  sosial  yang  memperlihatkan  seorang  pekerja  migran  asal
              Indonesia di Kota Yilan, Taiwan diduga menyiksa majikannya. Dalam video yang diunggah akun
              @camerapenjurunews di Instagram, tampak pekerja migran melukai leher nenek yang dijaganya
              dengan  pisau  dapur.  Saat  dikonfirmasi  mengenai  kebenaran  video  tersebut,  Direktur
              Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha mengakui telah mendapat informasi.

              Judha mengatakan, Kemenlu telah berkoordinasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia
              (KDEI)  di  Taipei  terkait  dugaan  kasus  seorang  PMI  yang  melukai  majikan.  "Kemlu  telah
              berkoordinasi dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei terkait dugaan
              kasus seorang PMI yang melukai majikannya," ujar Judha saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa
              (10/8/2021) malam.

              Judha menuturkan bahwa PMI yang menyerang majikannya berinisial PL, saat ini sudah ditahan
              oleh pihak kepolisian setempat.

              Adapun majikannya yang merupakan seorang nenek, mengalami luka dan harus mendapatkan
              perawatan  di  rumah  sakit.  "KDEI  mendapat  informasi  bahwa  PMI  dengan  inisial  PL  telah
              menyerang  majikannya  menggunakan  pisau  dapur.  Majikan  mengalami  luka  dan  harus
              mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat. Sedangkan PL saat ini dalam tahanan pihak
              kepolisian," kata dia

              Tak hanya itu, Judha mengatakan KDEI Taipei, telah meminta akses untuk bertemu dengan
              pekerja migran tersebut. KDEI kata Judha juga telah menghubungi pihak agensi penyalur. "KDEI
              telah meminta akses kepada kepolisian setempat untuk bertemu dengan PL. KDEI juga telah
              menghubungi pihak agensi," tutur Judha.

              Lebih lanjut Judha menuturkan Kemenlu dan KDEI Taipei akan terus memantau dan melakukan
              pendampingan hukum terhadap PL. Hal tersebut agar hak-hak yang bersangkutan terpenuhi.
              "Selanjutnya Kemlu dan KDEI akan memonitor dan melakukan pendampingan hukum terhadap
              PL untuk memastikan terpenuhinya hak-hak yang bersangkutan sesuai hukum Taiwan," katanya.



































                                                           236
   232   233   234   235   236   237   238   239   240   241   242