Page 260 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 260

Ringkasan

              Pemprov DKI Jakarta membuka kemungkinan akan menutup sementara bagi perkantoran yang
              membiarkan karyawannya tak divaksin COVID-19 tetap masuk bekerja atau work from office
              (WFO).  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  DKI  Jakarta  Andri  Yansyah  meminta
              perusahaan menginstruksikan karyawannya untuk menjalani vaksinasi.



              PEMPROV DKI BAKAL TUTUP PERUSAHAAN JIKA KARYAWAN WFO BELUM
              DIVAKSIN

              Pemprov DKI Jakarta membuka kemungkinan akan menutup sementara bagi perkantoran yang
              membiarkan karyawannya tak divaksin COVID-19 tetap masuk bekerja atau work from office
              (WFO).  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  DKI  Jakarta  Andri  Yansyah  meminta
              perusahaan  menginstruksikan  karyawannya  untuk  menjalani  vaksinasi.  "Seumpama  di  titik
              tertentu, di mana tingkat cakupan vaksinasinya sudah tinggi, tidak menutup kemungkinan kalau
              masih saja (ada) perusahaan yang memperkerjakan karyawannya yang belum tervaksinasi bisa
              kita lakukan penutupan sementara," kata Andri di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Selasa
              (10/8/2021).

              Awalnya  Pemprov  DKI  akan  memulangkan  para  karyawan  yang  belum  divaksinasi  Corona.
              Selanjutnya,  sanksi  bisa  dikenakan  oleh  pengelola  perkantoran  yang  memaksa  karyawannya
              masuk  kerja  padahal  belum  divaksinasi  COVID-19.  "Awalnya  kepada  pelanggarnya.  Kenapa?
              Karena  pelanggarnya  ini  juga  kan  pasti  mengikuti  pengelola.  Kalau  pengelolanya  itu
              menginstruksikan jangan ada karyawan yang belum divaksinasi masuk kerja, maka dia nggak
              akan masuk. Dia akan mencari sentra-sentra vaksin," sebutnya.

              Andri mengatakan aturan ini akan diberlakukan jika cakupan vaksinasi di DKI Jakarta sudah
              tinggi.  Akan  tetapi,  Pemprov  DKI  saat  ini  mendorong  agar  perusahaan  menginstruksikan
              karyawannya untuk divaksinasi COVID-19.

              "Belom diberlakukan. Makanya kita lihat dari cakupan vaksinasi yang sudah kita lakukan. Jadi
              begini,  jangan  salah  bahwa  aturan  yang  kita  berikan  tidak  semata-mata  untuk  memberikan
              sanksi,  enggak,  itu  bagian  dari  pembinaan.  Apabila  kalau  dibina,  diarahkan  dia  udah
              melaksanakan apa yang sudah diarahkan ya bagus dong," kata dia.

              "Jadi kita nggak paksa dia karena sanksi itu, kan apabila masih ditemukan perusahaan tahu
              perkantoran yang tidak mengindahkan ketentuan yang sudah ditetapkan. Tapi insyaallah semua
              berjalan dengan baik," sambungnya.

              Pemprov DKI saat ini  memperpanjang PPKM level 4. Di  masa perpanjangan PPKM ini, Andri
              memastikan tidak ada perubahan kapasitas maupun jam operasional perkantoran.

              "Kalau saya lihat Inmendagri-nya Nomor 30 Tahun 2021 tentang PPKM level 4 sepertinya tidak
              ada yang berubah. Tetapi kita akan lihat apakah ada perubahan nanti atau tidak nanti akan
              dilihat. Tapi sampai dengan hari ini kami in line dengan Inmendagri tahun 2021," imbuhnya.

              Sebagaimana diketahui, pemerintah memperpanjang masa kebijakan PPKM level 2-4 di Pulau
              Jawa dan Bali hingga 16 Agustus 2021. Aturan terkait bekerja dari rumah atau work from home
              (WFH) di daerah level 4 tidak berubah.

              Aturan  terkait  aturan  WFH  ini  tertuang  dalam  Instruksi  Mendagri  Nomor  30  Tahun  2021.
              Sejumlah  daerah  masih  berada  di  level  4.  Misalnya  seperti  kabupaten/kota  di  Provinsi  DKI
              Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali, tidak ada yang turun level.

                                                           259
   255   256   257   258   259   260   261   262   263   264   265