Page 294 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 294
Judul Banyak Kasus Pemulangan Pekerja Migran Indonesia karena Masalah
TBC
Nama Media liputan6.com
Newstrend Pemulangan PMI
Halaman/URL https://www.liputan6.com/health/read/4628817/banyak-kasus-
pemulangan-pekerja-migran-indonesia-karena-masalah-tbc
Jurnalis Aditya Eka Prawira
Tanggal 2021-08-10 19:00:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Indonesia menjadi salah satu negara yang berkomitmen tinggi untuk mencapai target
Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu eliminasi TBC pada 2030. TBC atau Tuberkulosis
merupakan satu dari 10 penyebab kematian tertinggi di dunia. WHO pada 2020 melaporkan
bahwa Indonesia bertengger di posisi nomor 2 sebagai negara dengan jumlah kasus TBC
tertinggi di dunia.
BANYAK KASUS PEMULANGAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA KARENA MASALAH
TBC
Jakarta - Indonesia menjadi salah satu negara yang berkomitmen tinggi untuk mencapai target
Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu eliminasi TBC pada 2030.
TBC atau Tuberkulosis merupakan satu dari 10 penyebab kematian tertinggi di dunia. WHO pada
2020 melaporkan bahwa Indonesia bertengger di posisi nomor 2 sebagai negara dengan jumlah
kasus TBC tertinggi di dunia.
Jumlahnya mencapai 845.000 kasus dengan 96.000 kematian akibat TBC per tahun.
Tantangan utama dalam mencapai upaya ini salah satunya adalah penemuan kasus TBC yang
masih belum optimal. WHO merekomendasikan perlunya penemuan kasus aktif berbasis
komunitas pada populasi dengan angka insidensi TBC minimal satu persen, misalnya ODHA,
lembaga permasyarakatan, pekerja di perusahaan, serta pekerja migran .
Yang termasuk dalam kategori Pekerja Migran Indonesia (PMI) adalah warga negara Indonesia
yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah
Republik Indonesia. Indonesia pada 2020 memiliki lima provinsi dengan penempatan PMI
tertinggi, yaitu: - Jawa Barat (Kab. Indramayu, 10.060 orang) - Jawa Timur (Kab. Malang, 5.600
orang) - Jawa Tengah (Kab. Cilacap, 5.174 orang) - Lampung (Kab. Lampung Timur, 3.731
orang) - Nusa Tenggara Barat (Kab. Lombok Timur, 3.019 orang).
293

