Page 323 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 323

KEMNAKER DORONG BBPLK SEMARANG JADI WILAYAH BEBAS KORUPSI

              Jakarta  -  Dalam  rangka  menerapkan  reformasi  dan  reformasi  Balai  Latihan  Kerja  (  BLK  ),
              Sekretaris  Jenderal  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker),  Anwar  Sanusi,  menyambangi
              Balai  Besar  Pengembangan  Latihan  Kerja  (BBPLK)  Semarang,  Jawa  Tengah,  pada  Selasa
              (10/8/2021).

              Anwar Sanusi menyatakan langkahnya mendatangi BBPLK Semarang sebagai upaya mendukung
              fokus  kerja  pemerintahan,  sehingga  mampu  menghasilkan  SDM/ASN  ketenagakerjaan  yang
              kompeten, profesional, dan berkeinginan untuk menjadikan BBPLK Semarang sebagai salah satu
              institusi  yang  mampu  mendorong  dan  memberikan  kontribusi  bagi  peningkatan  kontribusi
              reformasi birokrasi.

              "Salah satunya, kami ingin BBPLK Semarang menjadi satu andalan kita sebagai wilayah bebas
              korupsi, wilayah birokrasi yang bersih dan melayani," kata Anwar Sanusi.

              Didampingi  Kepala  BBPLK  Semarang,  Heru  Wibowo,  Anwar  Sanusi  dalam  arahannya
              menyampaikan dua pesan kepada pegawai di lingkungan BBPLK Semarang.

              Pertama, di masa pandemi COVID-19, dengan segala keterbatasan di tengah situasi sulit, Kepala
              BBPLK  Semarang  diminta  tetap  mampu  mengendalikan  jajarannya  agar  tidak  menghentikan
              kreativitas meski bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

              "WFH itu bukan libur ya, Pak Heru, Para Kordinator, Sub kordinator, selaku pimpinan memiliki
              kewajiban untuk mengkoordinir para pejabat fungsional yang sudah diklasterkan dalam rumpun-
              rumpun sesuai dengan keahliannya. Kita ingin ke depan, terus melakukan perbaikan dan meraih
              kemenangan dalam kompetisi di masa depan," ujarnya.

              Kedua, Sekjen berpesan selain berpikir out of the box dan inovatif, maka BLK harus membuka
              diri.  Yakni  melakukan  kolaborasi  jejaring  kerja  yang  memiliki  core  (dasar)  sama.  Misalnya
              kolaborasi dengan kalangan perguruan tinggi, maupun asosiasi disainer.

              "Tidak mungkin kita memperoleh ide, kalau sementara ini, tanpa pernah dibarengi melakukan
              kolaborasi dengan pihak lain. Tidak akan mungkin, karena sumber itu berasal dari luar," katanya.

              Sementara Kepala BBPLK Semarang, Heru Wibowo, menegaskan bahwa seluruh jajaran BBPLK
              Semarang  menyambut  positif  motivasi  dari  Sekjen  Kemnaker  untuk  meningkatkan  performa
              BBPLK Semarang dan Kemnaker dalam rangka reformasi birokrasi dan BLK .
              "Untuk reformasi birokrasi, kami mendukung dan akan menciptakan itu semua di sini, sesuai
              arahan beliau," ujar Heru Wibowo.






















                                                           322
   318   319   320   321   322   323   324   325   326   327   328