Page 400 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 400
BP JAMSOTEK GELAR VAKSINASI DI KARAWANG
BPJS Ketenagakerjaan, atau kerap disebut BP Jamsostek, bekerja sama dengan APINDO dan
Pemerintah Daerah Jawa Barat mengadakan program Vaksinasi kepada para pekerja di Kawasan
Industri Suryacipta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai dari 9 Agustus hingga 23 Agustus
2021.
Kegiatan bertajuk “Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK” ini merupakan kali keempat, setelah
sebelumnya dilaksanakan di Stasiun MRT Blok A Jakarta Selatan, Pasar Kemis Kabupaten
Tangerang dan SMAN 8 Bandung.
Direktur Utama BP Jamsostek, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, bahwa kegiatan serupa terus
dilakukan di seluruh Indonesia secara bertahap dan bekerja sama dengan stakeholder setempat.
"Jumlah vaksin berbeda-beda, seperti di Bandung kemarin dialokasikan sebanyak 9.000 dosis, di
Jakarta 3.600 dosis dan di Pasar Kemis Tangerang sebanyak 6.000 dosis," ujar Eko. Sementara
untuk kegiatan vaksinasi di Kawasan Industri Suryacipta disediakan sebanyak 20.910 dosis
vaksin untuk para pekerja dan masyarakat.
"Semoga dengan kegiatan vaksinasi secara masif ini mampu mengakselerasi terciptanya
kekebalan komunal yang ujungnya nanti meningkatkan produktivitas para pekerja yang berujung
pada pemulihan ekonomi nasional," kata Anggoro.
Ketua DPP APINDO Hariyadi B Sukamdani mengatakan, APINDO juga menggandeng institusi dan
perusahaan lain untuk melakukan kegiatan vaksinasi kepada para pekerja. Total hingga 352 ribu
pekerja yang tersebar di 510 perusahaan telah divaksinasi.
Selain vaksinasi, Hariyadi juga mengungkapkan agar testing PCR ditingkatkan guna menekan
penyebaran Covid-19. “Dengan harga PCR yang lebih terjangkau akan dapat meningkatkan
jumlah testing di masyarakat jadi dapat lebih akurat menentukan langkah untuk memutus
penyebaran Covid-19,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang hadir dalam kegiatan tersebut
mengatakan, bahwa kerja sama dengan BP Jamsostek dan APINDO disebut sebagai program
Sentra Vaksinasi Silih Tulungan.
Ia mengapresiasi inisitaif BP Jamsostek yang membantu pemberian vaksin sehingga dapat lebih
cepat mencapai misi Jabar terkait kekebalan kelompok, atau herd immunity. “Kesanggupan
Faskes di Jawa Barat untuk vaksinasi ini hanya sebesar 60 persen dari pemenuhan target hingga
Desember 2021 ini, di sinilah kami meminta bantuan pihak ketiga seperti BP Jamsostek untuk
mendukung 40 persen sisanya agar dapat memenuhi target,” ujar Ridwan.
Gubernur yang kerap disapa Kang Emil ini juga menyampaikan kondisi terkini kasus Covid-19 di
Jabar sudah mulai menurun, demikian pula di Indonesia secara keseluruhan. Berbeda dengan
negara tetangga, bahkan Amerika Serikat yang tengah meningkat akibat Covid-19 varian Delta.
“Sekarang saatnya kita berbenah, tetap jaga prokes (protokol kesehatan), tingkatkan vaksinasi.
Sekarang kami tengah mempersiapkan diri jika nanti sampai terjadi lagi serangan gelombang
berikutnya dari Covid-19, kita sudah jauh lebih baik dalam penanganannya,” ucap Ridwan.
Program vaksinasi BP Jamsostek di Karawang berlangsung selama 15 hari dengan target 2.000
orang per hari menggunakan vaksin Sinovac. Kegiatan dimulai pukul 8 pagi hingga pukul 3 sore.
Selain Karawang, BP Jamsostek akan mendukung program vaksinasi di Makassar dan Bali dalam
waktu dekat. (*)
399

