Page 405 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 405
Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo mengatakan pihaknya akan terus mendukung
gerakan vaksinasi ini. Dirinya mengindikasikan bahwa kegiatan serupa terus dilakukan di seluruh
Indonesia secara bertahap bekerjasama dengan stakeholder setempat.
"Jumlah vaksin berbeda-beda, seperti di Bandung kemarin dialokasikan sebanyak 9.000 dosis, di
Jakarta 3.600 dosis, dan di Pasar Kemis Tangerang sebanyak 6.000 dosis," tuturnya.
"Untuk jumlah vaksin di Karawang ini juga tidak tanggung-tanggung, total sampai dengan 20.910
dosis vaksin disiapkan untuk para pekerja dan masyarakat di sekitar Kawasan Industri Suryacipta
ini," tambahnya.
Senada dengan Anggoro, Ketua DPP APINDO Hariyadi B Sukamdani mengatakan hingga saat ini,
selain bersama BPJAMSOSTEK, APINDO juga menggandeng institusi lain dan perusahaan untuk
melakukan kegiatan vaksinasi kepada para pekerja. Total hingga 352 ribu pekerja yang tersebar
di 510 perusahaan telah divaksinasi.
Ia mengingatkan bahwa untuk dapat menekan penyebaran Covid-19, selain vaksinasi, juga ada
hal yang perlu ditingkatkan yaitu testing PCR. "Dengan harga PCR yang lebih terjangkau akan
dapat meningkatkan jumlah testing di masyarakat jadi dapat lebih akurat menentukan langkah
untuk memutus penyebaran Covid-19," tukasnya.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan
kondisi terkini Provinsi Jawa Barat kasus Covid-19 sudah mulai menurun. Ia mengatakan bahwa
kondisi Indonesia secara keseluruhan menurun, sementara di negara tetangga, bahkan Amerika
Serikat sedang meningkat akibat Covid-19 "Sekarang saatnya kita berbenah, tetap jaga prokes
(protokol kesehatan), tingkatkan vaksinasi dan sekarang kami tengah mempersiapkan diri jika
nanti sampai terjadi lagi serangan gelombang berikutnya dari Covid-19, kita sudah jauh lebih
baik dalam penanganannya," tegasnya.
Menurut Ridwan Kamil, seluruh daerah di Jawa Barat yang tingkat vaksinasinya lebih dari 30%
umumnya tingkat kematian akibat Covid-19 sangat rendah, demikian pula sebaliknya, tingkat
kematian tinggi di daerah yang belum ada atau rendah vaksinasinya.
"Kesanggupan Faskes di Jawa Barat untuk vaksinasi ini hanya sebesar 60% dari pemenuhan
target hingga Desember 2021 ini. Di sinilah kami meminta bantuan pihak ketiga seperti
BPJAMSOSTEK untuk mendukung 40% sisanya agar dapat memenuhi target," ungkapnya.
Seperti diketahui, kegiatan "Vaksinasi Bersama BPJAMSOSTEK" ini dilaksanakan mulai tanggal 9
Agustus hingga 23 Agustus 2021, selama 15 hari non-stop dengan target per hari sebanyak
2.000 orang divaksinasi menggunakan vaksin Sinovac.
Pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini dimulai pada pukul 8 pagi dan berakhir pada pukul 3 sore.
Para calon penerima vaksin diharapkan dapat mengikuti tata cara dan alur vaksinasi agar
pelaksanaan kegiatan dapat berjalan sesuai dengan waktu yang ditentukan.
Sebagai informasi, Silih Tulungan ini merupakan inisiatif program vaksinasi Provinsi Jawa Barat
yang akan terus dilakukan untuk mencapai kekebalan komunal sesuai target dari Presiden RI.
"Semoga dengan kegiatan vaksinasi secara masif ini mampu mengakselerasi terciptanya
kekebalan komunal yang ujungnya nanti meningkatkan produktivitas para pekerja yang berujung
pada pemulihan ekonomi nasional," pungkas Anggoro.
(*).
404

