Page 53 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2021
P. 53
KABUPATEN BOGOR PERCEPAT VAKSINASI
Bupati Bogor, Ade Yasin menggandeng berbagai elemen mulai dari organisasi masyarakat
(ormas) hingga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk mempercepat vaksinasi Covid-
19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu.
"Ormas dan tokoh agama harus divaksin, baik itu vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah atau
sekarang ini banyak kegiatan vaksinasi yang dilakukan oleh semua kalangan yang tentunya tetap
berkoordinasi dengan kita, itu sangat membantu sekali," ungkap Ade Yasin saat berdiskusi secara
virtual dengan para perwakilan ormas dan FKUB di Cibinong, Bogor, kemarin.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu berharap ormas dan tokoh agama
menjadi corong dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya terlibat dalam vaksinasi
dan menjelaskan bahwa vaksin aman dan halal. "Vaksin yang aman dan halal sebagai bagian
dari menjaga diri dan negeri," terang Ade Yasin.
Menurutnya, Kabupaten Bogor ditargetkan melakukan vaksinasi terhadap 70 persen jumlah
penduduknya, yakni 4,2 juta jiwa atau setara dengan kewajiban menyuntikkan 8,5 juta dosis
vaksin.
Ade Yasin berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu percepatan vaksinasi di
wilayahnya. Pasalnya, hingga kini Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor baru
menyuntikkan sekitar 800 ribu dosis vaksin, atau sekitar 9,5 persen dari target.
"Pemerintah daerah tidak mungkin menyelenggarakan sendiri tanpa bantuan dari semua
instansi, termasuk kementerian, TNI dan Polri," kata Ade Yasin.
Kini, ia menargetkan 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor melakukan vaksinasi sebanyak 8.575
sasaran dosis setiap pekannya demi percepatan menuju kekebalan kelompok. "Mulai Agustus
kita menambahkan target capaian di setiap kecamatan per minggunya sebanyak 8.575 dosis
vaksin," ujarnya.
Berangsur Turun
Ade Yasin berharap perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level
4 pada 10-16 Agustus 2021 merupakan yang terakhir di Kabupaten Bogor.
"Semoga perpanjangan PPKM kali ini untuk yang terakhir kalinya, jadi kita tidak lagi menutup
berbagai usaha seperti pariwisata dan para pekerja tidak lagi WFH (bekerja dari rumah) 100
persen," ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan penilaian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bogor
masuk daerah dengan kategori level 3, tapi karena masuk dalam wilayah aglomerasi maka harus
menerapkan PPKM level 4.
"Intinya kita sekarang sehat dulu, ke depan kami lakukan perbaikan-perbaikan di semua sektor,
termasuk sektor ekonomi. Jadi masyarakat harus paham dulu terkait perpanjangan PPKM ini,"
kata Ade Yasin.
Ia menyebutkan bahwa kasus harian penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor berangsur
menurun, kini per harinya kasus baru berada di angka 100-an kasus, turun perlahan dari lonjakan
pada Juli 2021 yang per harinya bisa mencapai 900-an kasus.
Kemudian, kini bed occupancy rate (BOR) tempat tidur rumah sakit (RS) di Kabupaten Bogor
berada di angka 44 persen dari total ketersediaan 1.808 tempat tidur. Angkanya berangsur
menurun setelah sempat memuncak hingga 97 persen pada bulan Juli 2021.
52

