Page 212 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 212

dari Aktivis Buruh, yang dinilai Aktivis Buruh tidak kreatif dan inovatif dalam menangani persoalan
              – persoalan yang dihadapi buruh/pekerja.

              "Selama Ida Fauziyah menjadi menteri, pendirian Posko THR itu tidak jelas manfaatnya bagi
              sebagian  buruh.  Menteri  ini  hanya  melakukan  kegiatan  copy  paste  dari  kegiatan  menteri  –
              menteri  sebelumnya,"  kata  Wakil  Ketua  Umum  DPP  Federasi  Serikat  Pekerja  Kimia  Energi
              Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSP KEP) KSPI, Sahat Butar – Butar, di Jakarta,
              Selasa (20/4/21).

              Pada era digitalisasi saat ini lanjutnya, tidak diperlukan lagi pendirian posko secara fisik dalam
              menangani masalah yang dihadapi buruh/pekerja. Akibatnya, kehadiran posko itu tidak tidak
              jelas manfaatnya bagi buruh yang bermasalah soal THR dan kesejahterannya. “Yang diinginkan
              buruh itu adalah THR diterima, tepat waktu sesuai aturan,” ujar Sahat.

              Untuk  memastikan  hak  buruh/pekerja  soal  THR  itu  diterima  adalah  dengan  menggunakan
              teknologi virtual. Dan hal itu tidak perlu menunggu berdirinya posko THR, tetapi dapat dilakukan
              oleh buruh sejak jauh – jauh hari. Apalagi posko itu diadakan waktunya pada bulan puasa.


              Sehingga kata Sahat, jika pun ada pengaduan ke posko itu, kemungkinan penyelesalian kasusnya
              telah lewat hari raya. Padahal yang penting bagi buruh adalah THR itu diterima sebelum hari
              raya, sesuai diberikannya tunjangan kesejahteraan keagamaan itu.


              Sehingga pendirian posko THR tahun ini, menurut Sahat menunjukan Menteri Ketenagakerjaan
              Ida Fauziyah tidak punya konsep jelas yang memastikan hak pekerja soal THR diterima pekerja
              tepat waktu. Apalagi saat pandemic Covid-19 yang membuat keadaan pekerja terpuruk.


              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  sebagaimana  rilis  Humas  Kemnaker,
              meluncurkan posko THR tahun 2021. Disebutkan, Posko THR 2021 ini bertujuan memberikan
              pelayanan informasi, konsultasi, maupun pengaduan atas pelaksanaan pembayaran THR.

              Menaker  Ida  menjelaskan,  Posko  THR  ini  memberikan  beberapa  akses  pelayanan  yang  bisa
              dimanfaatkan para pekerja/buruh, pengusaha, maupun masyarakat umum. Di antaranya layanan
              secara luring (offline) di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Atap (PTSA) Kemnaker di Jalan Gatot
              Subroto Kav. 51 Gedung B Lantai 1 Jakarta Selatan. Layanan tatap muka ini dilakukan dengan
              tetap memperhatikan prosedur/protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19. (ARMAN
              R)























                                                           211
   207   208   209   210   211   212   213   214   215   216   217