Page 287 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 287

Dia mengatakan, posko pengaduan itu berfungsi menampung aspirasi buruh jika ada perusahaan
              yang melanggar Surat Edaran Kementerian Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang
              Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan 2021 bagi Pekerja/Buruh.

              Pada butir 3 surat itu, kata dia, disebutkan pembayaran THR buruh paling lambat tujuh hari
              sebelum Hari Raya Idul Fitri. Namun, terdapat pengecualian bagi perusahaan yang terdampak
              pandemi Covid-19.

              Selain itu kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota juga diminta mencari solusi
              dengan  mewajibkan  pengusaha  berdialog  dengan  buruh  untuk  mencapai  kesepakatan
              khususnya  bagi  perusahaan  terdampak  pandemi.  Pemimpin  daerah  juga  perlu  meminta
              perusahaan untuk membuktikan ketidakmampuan membayar THR kepada buruh tepat waktu.

              Menurut  Ika,  pembayaran  THR  oleh  perusahaan  kepada  buruh  dilaksanakan  secara  penuh
              dengan batas waktu maksimal tujuh hari sebelum Lebaran. Namun, jika ada perusahaan yang
              keberatan untuk membayar secara penuh karena kondisi keuangan, pembayaran THR dapat
              dilakukan secara bertahap. Dengan catatan, sambung dia, ada kesepakatan dengan pekerja.


              "Perusahaan harus ada keterbukaan yang membuktikan kalau dia tidak mampu. Dan kalau tidak
              mampu,  perusahaan  boleh  membayar  bertahap  dengan  catatan  ada  kesepakatan  dengan
              pekerja," ucap Ika. Di Kota Bekasi jumlah buruh yang bekerja di perusahaan sebanyak 84.777
              pekerja. Para buruh tersebut tersebar di 2.203 perusahaan.
















































                                                           286
   282   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292