Page 295 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 295

PERUSAHAAN TIDAK BAYAR THR, DISNAKER LAMPUNG UTAMAKAN MEDIASI DARI
              SANKSI

              SuaraLampung.id - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Lampung mengedepankan mediasi
              jika ada perusahaan yang tak mampu membayar tunjangan hari raya ( THR ) kepada pekerjanya.

              Kepala  Dinas Tenaga  Kerja  Provinsi  Lampung,  Agus  Nompitu  mengatakan,  perusahaan  yang
              tidak membayarkan THR kepada pekerjanya bisa dikenakan sanksi.

              Ini  diatur  dalam  Peraturan  Pemerintah  Nomor  36  Tahun  2021  tentang  Pengupahan  dan
              Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 6 tahun 2016.

              Dalam aturan-aturan itu diatur sanksi secara administratif, denda 5 persen dari total THR sejak
              batas akhir pembayaran, pembatasan kegiatan usaha, penghentian sementara sebagian atau
              seluruh alat produksi dan pembekuan sementara kegiatan usaha.

              "Untuk sanksi ada namun kita upayakan untuk mediasi terlebih dahulu untuk mencari solusi, bila
              gagal baru kita beri sanksi sesuai peraturan yang ada," kata Agus, Rabu (21/4/2021) dilansir
              dari ANTARA.

              Agus sendiri mendorong perusahaan atau pun pemberi kerja untuk membayarkan tunjangan hari
              raya paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan. Ini sesuai SE Menteri Ketenagakerjaan
              nomor M/6/HK.04/IV/2021.

              "Kami mendorong perusahaan dan pemberi kerja membayarkan tunjangan paling lambat 7 hari
              sebelum hari raya," ujar Agus Nompitu.

              Ia mengatakan pemberian tunjangan hari raya bagi pekerja atau pun buruh wajib diberikan
              secara penuh. "Pemberian tunjangan hari raya bagi pekerja wajib diberikan secara penuh, tidak
              boleh dicicil," ucapnya.

              Dia  mengatakan  bagi  perusahaan  yang  masih  terdampak  Covid-19  sehingga  belum  mampu
              memberikan tunjangan hari raya sesuai dengan waktu yang ditentukan maka wajib melaporkan
              serta mendiskusikan kepada pekerja.

              "Sesuai  surat  edaran  Gubernur  Lampung  nomor  045.2/1497/07/2021  bagi  perusahaan  yang
              masih terdampak Covid-19 maka dialog dengan pekerja untuk mencari solusi harus dilakukan,"
              katanya.

              Ia melanjutkan perusahaan juga harus membuktikan ketidakmampuan dalam membayar THR
              tepat  waktu  dengan  menunjukkan  laporan  keuangan  secara  transparan,  lalu  memastikan
              kesepakatan  pembayaran  THR  sehingga  tidak  menghilangkan  kewajiban  pengusaha  untuk
              membayar THR kepada pekerja sesuai peraturan perundang-undangan.

              "Yang terakhir hasil kesepakatan tersebut harus dilaporkan kepada kami paling lambat 7 hari
              sebelum hari raya," ucapnya.







                                                           294
   290   291   292   293   294   295   296   297   298   299   300