Page 403 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 403

BAYAR THR TAK TEPAT WAKTU, KEPALA DAERAH DIMINTA BERI SANKSI
              PERUSAHAAN

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker),  Ida  Fauziyah  mengaskan,  bahwa  perusahaan  wajib
              membayar Tunjangan Hari Raya (THR) paling lambat H-7 sebelum Lebaran.

              Jika tidak, maka perusahaan tersebut akan dikenakan sanksi atau hukuman. Sanksi tersebut bisa
              dijatuhkan kepala daerah kepada perusahaan yang tak membayar THR.

              "Saya minta para gubernur, bupati, dan wali kota agar tidak segan-segan menjatuhkan sanksi
              sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Ida di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

              Kendati demikian, kata Ida, pemerintah tetap akan memberikan kelonggaran kepada perusahaan
              yang  tak  mampu  membayar  THR  paling  lambat  H-7.  Artinya,  pencairan  THR  bisa  diberikan
              kelonggaran maksimal H-l Lebaran.

              "Dengan  catatan  pengusaha  wajib  melakukan  dialog  dengan  pekerja  untuk  mencapai
              kesepakatan  berdasarkan  laporan  keuangan  yang  transparan  dan  dilaporkan  secara  tertulis
              kepada dinas ketenagakerjaan setempat sebelum H-7 lebaran," terangnya.

              Untuk itu, Ida mempersilakan kepada karyawan untuk melapor ke Posko THR jika perusahaan
              tak membayar sesuai aturan. Posko ini dibangun tak hanya di level pusat, melainkan di provinsi
              dan kabupaten/kota

              "Pendirian posko ini dilakukan agar pelaksanaan koordinasi dan pengawasan penyaluran THR
              kepada pekerja atau buruh menjadi lebih efektif," pungkasnya. (der/fin










































                                                           402
   398   399   400   401   402   403   404   405   406   407   408