Page 417 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 417
positive - Sugih Prakoso (Ketua Apindo Kota Sukabumi) Saat ini kondisi ekonomi perusahaan
sudah berangsur membaik, untuk itu kami berharap agar mereka dapat melaksanakan
kewajibannya sesuai aturan pemerintah
positive - Didin Syaripudin (Kepala Disnakertrans Kota Sukabumi) Tentunya THR jangan dicicil
harus dibayarkan langsung sesai instruksi pemerintah pusat
neutral - Didin Syaripudin (Kepala Disnakertrans Kota Sukabumi) Kota Sukabumi tahun kemarin
juga tidak ada yang dicicil. Dibayarkan langsung
Ringkasan
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerjaan Nasional (SPN) Sukabumi Budi Mulyadi
menolak dicicilnya T\mj angan Hari Raya (THR) untuk para buruh. "Kami menolak dicicilnya THR
untuk buruh di semua pabrik yang ada di Sukabumi," tegasnya.
THR TAK BOLEH DICICIL HARGA MATI
SUKABUMI - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerjaan Nasional (SPN) Sukabumi
Budi Mulyadi menolak dicicilnya T\mj angan Hari Raya (THR) untuk para buruh.
"Kami menolak dicicilnya THR untuk buruh di semua pabrik yang ada di Sukabumi," tegasnya.
Tidak hanya itu, Budi juga meminta kepada pemerintah daerah, tentunya Walikota dan Bupati
Sukabumi untuk segera mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada perusahaan yang ada di
Sukabumi untuk memberikan THR dengan tidak dicicil. "Kami telah sampaikan, semoga Bupati
Sukabumi dengan cepat mengeluarkan SE dan THR sesuai yang kita harapkan," ucapnya.
Budi berpendapat, jika hari ini perusahaan pabrik di Sukabumi mengaku adanya penurunan
distribusi produknya, menurutnya itu bohong. Apalagi berdampak pada dicicilnya THR. "Waktu
awal pandemi iya, sudah dari beberapa bulan ke belakang kondisi pabrik dan buruhnya sudah
normal bekerja. Jangan sampai THR ini dicicil kembali," tandasnya.
Sementara itu. Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa
Barat angkat bicara terkait THR bagi para buruh. Pada dasarnya, pihaknya mendukung SE
Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan
Hari Raya Keagamaan Tahun 2021 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, untuk perusahaan-
perusahaan yang mampu diwajibkan untuk membayar THR Idul Fitri 1442 H. /2021 secara
penuh, on time yaitu 7 hari sebelum lebaran Idul Fitri.
"Khusus untuk perusahaan yang masih dalam kesulitan dan berupaya bertahan akibat dampak
Pandemi Covid-19, apabila di paksakan justru akan berimbas pada hal-hal yang tak di inginkan.
Dapat memperburuk kondisi perusahaan dan merugikan dua belah pihak antara perusahaan dan
buruh (Bi-partit)," kata Ketua (DPK) Asosiasi Apindo Jabar, Ning Wahyu.
416

