Page 418 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 418
Dalam situasi masa pandemi ini, Apindo meminta pengusaha untuk mendiskusikan dengan
Pekerja/ Buruh secara jelas. Sehingga, persoalan THR bakal diselesaikan di perusahaan masing-
masing.
"Jalan keluarnya dengan cara melakukan diskusi Bi-partit akan mendapat solusi yang terbaik
yang disepakati bersama antara Pengusaha
dan Pekerja atau uruh di perusahaan masing-masing," tutupnya Ning Wahyu.
Sementara itu, Apindo Kota Sukabumi sudah memberikan informasi kepada setiap perusahaan
untuk membayar THR kepada karyawannya selambat-lambatnya seminggu sebelum lebaran. Hal
tersebut mengacu kepada Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/6/
HK.04/IV/2021 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2021
bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.
"Kami secara organisasi sudah ada tembusan mengenai pemberian THR tahun 2021, paling
lambat 6 hari sebelum hari raya Idul Fitri, dan tinggal dilaksanakan," ujar Ketua Apindo Kota
Sukabumi, Sugih Prakoso.
Selain itu, Apindo pun berharap agar perusahaan dapat memberi hak THR karyawan secara
penuh sesuai dengan ketentuan pemerintah. "Harapan kami begitu. Bagi perusahaan yang belum
mampu membayar THR sesuai dengan ketentuan pemerintah, bisa melakukan musyawarah
bipartit," katanya.
Sementara itu, untuk kondisi perusahaan di Kota Sukabumi saat ini sudah kembali berangsur
pulih. Meskipun belum normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19. "Saat ini kondisi
ekonomi perusahaan sudah berangsur membaik, untuk itu kami berharap agar mereka dapat
melaksanakan kewajibannya sesuai aturan pemerintah," pungkasnya.
Terpisah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi mewanti-wanti perusahaan agar tidak
mencicil THR kepada karyawannya. Hal tersebut sesuai dengan intruksi dari pemerintah pusat.
"Tentunya THR jangan dicicil harus dibayarkan langsung sesai instruksi pemerintah pusat," ujar
Kepala Disnaker Kota Sukabumi, Didin Syaripudin.
Namun melihat kondisi di Kota Sukabumi kata Didin hal tersebut tidak pernah terjadi. Apalagi
saat ini kondisi perekonomian di masa pandemi sudah be-rangsung membaik. "Kota Sukabumi
tahun kemarin juga tidak ada yang dicicil. Dibayarkan langsung," katanya, (upi/bal/t)
417

