Page 97 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 APRIL 2021
P. 97

BUKA POSKO PENGADUAN THR, INI HARAPAN DISNAKER SLEMAN

              Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman berharap tidak ada pengaduan terkait Tunjangan Hari
              Raya (THR) tahun ini. Meski begitu, Disnaker tetap membuka posko pengaduan bagi tenaga
              kerja yang bermasalah dengan THR.

              Kepala Disnaker Sleman Sutiasih mengatakan keberadaan posko aduan tersebut bahkan sudah
              beroperasi sejak awal Ramadan atau 13 April lalu. Hal itu untuk menindaklanjuti Surat Edaran
              (SE) Menteri Ketenagakerjaan tentang pembayaran THR.

              "Semoga semua perusahaan di Sleman memberikan Tunjangan Hari Raya kepada pekerjanya
              tepat  waktu,  H-7  sehingga  hubungan  industrial  di  Sleman  tetap  kondusif,"  katanya,  Rabu
              (21/4/2021).

              Disnaker Sleman, lanjut Asih, Posko pengaduan THR siap memberikan pelayanan konsultasi.
              Layanan tersebut, katanya akan diberikan baik offline maupun online. "Semoga tidak ada yang
              mengadu,  karena  semua  perusahaan  sudah  memahami  aturannya  dan  sudah  dilaksanakan
              pemberian THR nya," katanya.

              Adapun besaran Tunjangan Hari Raya yang dibayarkan yakni untuk pekerja yang telah memiliki
              masa kerja 12 bulan atau lebih dibayarkan sebesar upah satu bulan. Sementara pekerja yang
              masa kerjanya lebih dari satu bulan namun belum satu tahun, diberikan secara proporsional.

              Perusahaan  yang  mengajukan  penangguhan,  kata  Asih,  tetap  diwajibkan  membayar  THR
              maksimal  H-1  sebelum  hari  raya.  Penangguhan  tersebut  berlaku  bagi  perusahaan  yang
              terdampak covid-19. Sehingga tidak bisa membayar THR tepat waktu atas kesepakatan yang
              dibuat perusahaan dengan pekerja.

              "Ketidakmampuan  perusahaan  membayar  THR  harus  dibuktikan  dengan  laporan  keuangan.
              Penangguhan  tidak  menghilangkan  kewajiban  perusahaan  untuk  membayarkan  THR.  Hasil
              kesepakatan wajib dilaporakan ke Disnaker," katanya.


              Hingga kini, katanya, belum ada aduan di posko THR yang diajukan oleh pekerja. Aduan biasanya
              datang  setelah  hari  raya.  Berkaca  pada  tahun  lalu,  aduan  yang  masuk  pun  hanya  sebatas
              konsultasili karena khawatir Tunjangan Hari Raya tidak dibayarkan.

              "Berdasarkan  laporan  posko  pengaduan  THR  tahun  lalu  hanya  ada  satu  perusahaan  yang
              diadukan oleh pekerja. Kemudian kami jelaskan secara makro selanjutnya untuk penyelesaian
              lebih lanjut dilakukan di Disnakertrans DIY," katanya.


              Di  Sleman,  kata  Sutiasih,  jumlah  perusahaan  berdasarkan  data  wajib  lapor  perusahaan  dari
              Sisnaker (sistem informasi ketenagakerjaan) 2020 tercatat sebanyak 1.962 perusahaan. Baik
              perusahan kategori besar, sedang maupun kecil. "Adapun jumlah pekerja formal selama 2020
              tercatat sebanyak 63.696 orang," katanya.










                                                           96
   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102