Page 498 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 AGUSTUS 2021
P. 498
Judul Awal Mula TKA China Bunuh Buaya di Konawe, Perusahaan Minta Maaf
Nama Media suara.com
Newstrend TKA China di Konawe
Halaman/URL https://www.suara.com/news/2021/08/27/100729/awal-mula-tka-
china-bunuh-buaya-di-konawe-perusahaan-minta-maaf
Jurnalis Bangun Santoso
Tanggal 2021-08-27 10:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Tommy (Juru Bicara Manajemen PT OSS) Jadi buaya tersebut akan dikonsumsi oleh
mereka, dan untuk aturan buaya dilarang dibunuh mereka tidak tahu. Oleh karena itu, dengan
tindakan tersebut, kami pihak Manajemen PT OSS meminta maaf atas tindakan tersebut, dan
memastikan tindakan serupa tidak akan terjadi lagi
neutral - Tommy (Juru Bicara Manajemen PT OSS) Jadi TKA mendapatkan binatang buas itu dari
masyarakat yang menjual, dimana setelah masyarakat menangkap buaya itu, kemudian
menawarkan kepada TKA
negative - Sakrianto Djawie (Kepala BKSDA Sultra) Kami sudah berkoordinasi dengan aparat
penegak hukum dan langsung menurunkan tim ke lokasi tambang yang menurut informasi kami
terima adalah tempat kejadian penemuan buaya. Seperti yang viral di media sosial, sudah dikuliti
dan dibunuh
Ringkasan
Sekelompok Tenaga kerja asing atau TKA China bikin heboh setelah kedapatan membunuh
seekor buaya. Manajemen PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang beroperasi di Kecamatan
Morosi, Kabupaten Konawe menyampaikan permintaan maaf atas adanya kejadian tersebut. Juru
Bicara Manajemen PT OSS Tommy, di Kendari, Kamis (26/8/2021), menjelaskan tindakan
tersebut dilakukan para TKA asal China itu secara spontan. Para TKA yang membunuh dengan
cara menguliti buaya tersebut, tidak tahu-menahu tentang aturan perlindungan hewan.
AWAL MULA TKA CHINA BUNUH BUAYA DI KONAWE, PERUSAHAAN MINTA MAAF
Suara.com - Sekelompok Tenaga kerja asing atau TKA China bikin heboh setelah kedapatan
membunuh seekor buaya. Manajemen PT Obsidian Stainless Steel (OSS) yang beroperasi di
497

