Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 JUNI 2021
P. 139
Ketika sosialisasi berlangsung, sekitar pukul 18.00 WIB diketahui ada sejumlah driver (karyawan
Indomaret) berkumpul di depan pintu gerbang dan mengajak mogok driver lain yang hendak
bertugas mengirim barang.
Pimpinan cabang bersama-sama dengan pimpinan driver kemudian mengajak dialog beberapa
driver yang terlibat dalam aksi mogok tersebut.
Hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan agar tetap mematuhi peraturan PSBB.Beberapa
driver sempat mengatakan mereka mengetahui bocoran materi sosialisasi yang akan
disampaikan pada pukul 19.00 WIB nanti, dan menuntut ketentuan THR yang sama dengan
2019.
"Sekitar pukul 19.00 WIB, pihak Polsek dan Polres Jakarta Utara datang untuk menengahi dialog
antara pimpinan cabang dengan driver. Karena waktu semakin malam, para karyawan yang
sudah tidak bertugas atau bekerja, diminta untuk pulang karena besok harus kembali bekerja,"
tulis perseroan.
Beberapa saat setelah itu, AB datang ke ruang pertemuan dengan berteriak-teriak dan
menunjuk-nunjuk atasannya. Melihat hal tersebut, aparat segera menghentikan langkah AB agar
tidak mendekati atasannya. AB kemudian memukul dinding ruang pertemuan sehingga
berlubang (bolong).
"Atas tindakannya tersebut, AB dilaporkan ke Polres Jakarta Utara pada 11 Mei 2020 dengan
Pasal Perbuatan Tidak Menyenangkan dan Pasal Perusakan," tulisnya.
Pada 13 Mei 2020, AB diberikan Surat Peringatan ke tiga (SP 3). Perseroan menyatakan, saat ini
pihak Indomaret sudah berproses dengan melakukan upaya dialog yang dimediasi oleh Direktur
Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Dirjen PHI JSK) yang
berada di bawah Kementerian Ketenagakerjaan terkait perbuatan yang dilakukan oleh AB
tersebut.
138

