Page 293 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 293

H-1 LEBARAN 2021, POSKO THR KEMNAKER FOKUS TANGANI 977 ADUAN

              H-1 Lebaran 2021, Posko THR Kemnaker Fokus Tangani 977 Aduan  Aris Kurniawan  Rabu, 12
              Mei 2021 - 19:05 WIB  loading...

              Sehari menjelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriyah Menaker Ida Fauziyah memberikan penjelasan
              perkembangan Posko Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan 2021 secara virtual.

              JAKARTA    -  Sehari  menjelang  perayaan  Idul  Fitri  1442  Hijriyah,  Menteri  Ketenagakerjaan
              (Menaker)  Ida  Fauziyah  memberikan  penjelasan  perkembangan  Posko  Tunjangan  Hari  Raya
              (THR) Keagamaan 2021 secara virtual.

              Dari data yang terhimpun Posko THR Keagamaan 2021, melaporkan sejak 20 April hingga 12
              Mei, tercatat 2.897 laporan yang terdiri dari 692 konsultasi THR dan 2.205 pengaduan THR.

              "Dari data tersebut setelah diverifikasi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan data,
              duplikasi aduan dan repetisi yang melakukan pengaduan, maka diperoleh data aduan sejumlah
              977," ujar Menaker dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu (12/5/2021).

              Dia menguraikan, 350 dari 977 aduan yang diterima Posko THR 2021, sudah dikirim ke daerah
              untuk diatensi Disnaker di 21 provinsi. Sisanya akan dilanjutkan setelah perayaan Idulfitri 1442
              H besok.

              Proses penyelesaian aduan, kata Menaker Ida, nanti akan dilakukan pemeriksaan oleh pengawas
              ketenagakerjaan.  Setelah  itu  diberikan  nota  pemeriksaan  sebanyak  dua  kali  dengan  jangka
              waktu 30 hari.

              Menaker Ida Apresiasi Perusahaan yang Telah Membayar THR  Idul Fitri Sebagai Pengingat Akan
              Akhirat, Begini Kata Imam Ghazali  "Setelah itu baru bisa diberikan rekomendasi sanksi. Jadi
              kalau dihitung-hitung tiga sampai 14 hari dikali dua, sekitar 30 hari untuk penyelesaian," katanya.

              Menaker  Ida  mengapresiasi  kepada  para  Kadisnaker  yang  bereaksi  cepat  untuk  memproses
              secara  cepat  aduan,  sehingga  tak  membutuhkan  waktu  hingga  30  hari,  sesuai  batas  waktu
              maksimal.

              Dia menjelaskan ada lima isu besar dalam konsultasi yang dilaporkan masyarakat ke Posko THR
              2021, yakni THR bagi pekerja yang mengundurkan diri, THR bagi pekerja yang selesai kontrak
              kerjanya,  THR  bagi  pekerja  yang  dirumahkan,  perhitungan  THR  bagi  pekerja  yang  upahnya
              disesuaikan  pada  masa  pandemi.  "Dan  kelima,  THR  bagi  pekerja  yang  berstatus  hubungan
              kemitraan (contohnya ojek dan taksi online)," ujarnya.

              Menaker Ida juga mengungkapkan ada lima isu pengaduan yang dilaporkan masyarakat ke Posko
              THR 2021. Pertama, THR dibayar dicicil oleh perusahaan. Kedua, THR dibayarkan 50 persen (20-
              50 persen). Ketiga, THR dibayar tidak penuh karena ada pemotongan gaji. Keempat, THR tidak
              dibayarkan satu bulan gaji. "Dan kelima, THR tidak dibayar karena Covid-19," tuturnya.

              Atas  berbagai  pengaduan  tersebut,  kata  Menaker,  Pemerintah  melalui  Kemnaker  telah
              melakukan  berbagai  langkah.  Dimulai  dari  tahap  memverifikasi  dan  memvalidasi  data  dan
              informasi, dilanjutkan berkoordinasi dengan Disnaker daerah dan instansi terkait.

              "Langkah  berikutnya,  menurunkan  tim  pengawas  ketenagakerjaan,  dan  merumuskan
              rekomendasi sanksi terhadap ketidakpatuhan," ujar Ida Fauziyah didampingi Sekjen Kemnaker
              Anwar Sanusi dan Dirjen Binwasnaker & K3 Haiyani Rumondang, Dirjen PHI & Jamsos Indah
              Anggoro Putri, dan Kepala Barenbang Kemnaker Bambang Satrio Lelono.





                                                           292
   288   289   290   291   292   293   294   295   296   297   298