Page 367 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 367
POSKO THR TERIMA 2.897 LAPORAN, MULAI DARI DICICIL HINGGA TAK DIBAYAR
Posko THR Terima 2.897 Laporan, Mulai dari Dicicil hingga Tak Dibayar Michelle Natalia Rabu,
12 Mei 2021 - 14:58 WIB
Menaker Ida Faiziyah menyebutkan total sebanyak 2.897 laporan terkait THR masuk ke Posko
THR sejak 20 April hingga 12 Mei 2021. Foto/Dok. SINDOnews JAKARTA - Posko THR sejak
20 April hingga 12 Mei 2021 mencatat sebanyak 2.897 laporan. Laporan ini terdiri dari 692
konsultasi tunjangan hari raya (THR) , dan 2.205 pengaduan THR.
"Dari data tersebut, setelah kami lakukan verifikasi dan validasi dari aspek kelengkapan data
serta duplikasi dan repetisi aduan, terdapat data aduan sejumlah 977," ucap Menteri
Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam konferensi pers virtual Posko THR 2021 di
Jakarta, Rabu (12/5/2021).
Topik konsultasi yang dilaporkan masyarakat pun menyangkut 5 isu terbesar. Adapun yang
dikonsultasikan terkait THR bagi pekerja yang mengundurkan diri, THR bagi pekerja yang selesai
kontrak kerjanya, THR bagi pekerja yang dirumahkan, THR bagi pekerja yang upahnya
disesuaikan pada masa pandemi, dan THR bagi pekerja berstatus hubungan kemitraan seperti
ojek dan taksi online.
"Isu terkait pengaduannya adalah THR dibayar secara cicilan oleh perusahaan. Ada yang hanya
dibayar 50%, juga dibayar tidak penuh karena pemotongan gaji. Ada pula THR yang tidak
dibayarkan 1 bulan gaji, dan THR tidak dibayar karena Covid-19," jelas Ida.
Atas pengaduan tersebut, pemerintah melalui Kemnaker sudah memverifikasi dan memvalidasi
data serta informasi, berkoordinasi dengan Disnaker daerah dan instansi terkait. Kemnaker juga
akan menurunkan tim pengawas ketenagakerjaan dan merumuskan rekomendasi sanksi
terhadap ketidakpatuhan aturan penyaluran THR.
"Kami akan menggelar rapat koordinasi (rakor) yang mengundang seluruh kepala Disnaker
seluruh daerah dan tim posko THR. Rapat ini akan membahas perkembangan dan penanganan
tindak lanjut atas laporan THR di daerah dan rekomendasi pengenaan sanksinya bagi yang
melanggar," tegas Ida.
Dia menyampaikan, pembayaran THR penuh dan tepat waktu akan berdampak terhadap
pemulihan ekonomi nasional. Maka dari itu, pemerintah memberikan apresiasi setinggi-tingginya
pada perusahaan yang membayar THR pekerja secara penuh dan tepat waktu. "Semoga hari
raya Idul Fitri ini dapat dirayakan dengan khidmat dan tetap menerapkan protokol kesehatan,"
pungkas Ida.
(fai).
366

