Page 365 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 365

H-1 LEBARAN, KEMNAKER TERIMA 2,205 ADUAN TERKAIT THR

              MENTERI  Ketenagakerjaan,  Ida  Fauziyah,  mengungkapkan  hingga  siang  tadi  12  Mei  2021
              tercatat 2.897 laporan yang terdiri dari 692 konsultasi terkait Tunjangan Hari Raya (THR) dan
              2.205 pengaduan THR.

              "Angka tersebut terhitung dari 20 April hingga 12 Mei. Dari data tersebut setelah kita lakukan
              verifikasi dan validasi dengan melihat aspek kelengkapan data duplikasi aduan dan repetisi yang
              melakukan pengaduan, maka diperoleh data aduan sejumlah 977," kata Ida saat konferensi pers
              secara daring, Rabu (12/5).

              Adapun topik konsultasi yang dilaporkan masyarakat ke Posko THR 2021, menyangkut lima isu
              yakni  THR  bagi  pekerja  yang  mengundurkan  diri,  THR  bagi  pekerja  yang  selesai  kontrak
              kerjanya,  THR  bagi  pekerja  yang  dirumahkan,  perhitungan  THR  Bagi  Pekerja  yang  upahnya
              disesuaikan pada masa pandemi dan THR Bagi Pekerja yang berstatus hubungan Kemitraan.

              Sedangkan isu yang terkait dengan pengaduan antara lain THR dibayar dicicil oleh perusahaan,
              THR dibayarkan 50 persen (20-50 persen), THR dibayar tidak penuh karena ada pemotongan
              gaji,  THR  tidak  dibayarkan  1  bulan  gaji,  dan  THR  tidak  dibayar  karena  perusahaan  masih
              terdampak pandemi.

              "Atas berbagai pengaduan tersebut, pemerintah melalui Kemnaker telah mengambil langkaH-
              1angkah antara lain memverifikasi dan memvalidasi data dan informasi, berkoordinasi dengan
              Disnaker  daerah  dan  instansi  terkait,  menurunkan  tim  pengawas  ketenagakerjaan,  dan
              merumuskan rekomendasi sanksi terhadap ketidakpatuhan," ujar Ida.

              Selain itu, pihaknya direncanakan akan melakukan rapat pada pekan pertama setelah hari raya
              dengan  Kepala  Disnaker  daerah  untuk  melakukan  evaluasi,  tindak  lanjut  penanganan
              pengaduan.

              Ida mengatakan Hadirnya Posko THR 2021 merupakan komitmen pemerintah untuk menjaga
              situasi ketenagakerjaan yang kondusif sebagai bagian untuk mempercepat pemulihan ekonomi
              Nasional.

              "Pembayaran  THR  penuh  dan  tepat  waktu  akan  berdampak  terhadap  pemulihan  ekonomi
              nasional  oleh  karena  itu  Pemerintah  memberikan  apresiasi  yang  setinggi-tingginya  kepada
              perusahaan-perusahaan  yang  telah  menunaikan  kewajibannya  membayar  THR  kepada
              pekerja/buruh secara penuh dan tepat waktu," pungkasnya. (OL-6).



























                                                           364
   360   361   362   363   364   365   366   367   368   369   370