Page 487 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 MEI 2021
P. 487
PENGADUAN THR KABUPATEN TANGERANG: 40 PERSEN TIDAK DIBAYARKAN
TEMPO.CO, Tangerang-Dari 278 laporan yang masuk ke posko pengaduan THR Dinas Tenaga
Kerja Kabupaten Tangerang, 40 persen pelapor mengadukan THR tidak dibayarkan oleh
perusahaan tempat mereka bekerja.
"Ini salah satu aduan yang masuk ke Posko THR," ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar
saat menyambut kedatangan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah ke Posko Pengaduan THR
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang , Selasa, 11 Mei 2021.
Aduan lainnya menyebutkan 27 persen THR belum dibayarkan, 2 persen THR yang akan
dibayarkan tapi melebihi batas waktu, ada juga aduan sudah dibayarkan THR tapi tidak sesuai
dengan aturan sebanyak 18 persen.
Menteri Ida meminta agar perusahaan yang belum membayarkan THR nya untuk segera
melakukan pembayaran sesuai dengan aturan dalam Surat Edaran atau SE Menaker Nomor
Tahun 2021 soal THR yang ditujukan kepada para Gubernur se-Indonesia.
"Hari ini sudah H-2 Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri , saya berharap besok datanya bisa
berubah," ujarnya.
Ida hanya sekitar 20 menit berkunjung dan sambil berdialog dengan serikat pekerja dan Bupati
Tangerang . Setelah itu dia meninggalkan lokasi tanpa mengucapkan sepatah katapun kepada
awak media yang telah menunggunya.
Menurut Zaki, pada 2 hari lagi menjelang Lebaran masih akan ada perusahaan yang hendak
membayarkan THR. "Tapi angka pastinya belum tahu." Zaki mengatakan kondisi sulit dunia
usaha saat ini yang menjadi penyebab terkendalanya pemberian THR. "Tapi kita tidak juga
mengabaikan hak pekerja, dengan posko ini, kita pun turut memberikan solusi, agar bisa berikan
ruang juga bagi industri untuk pertahankan neraca perusahaannya." Dalam waktu 13 hari atau
sejak tanggal 28 April 2021 sampai 11 Mei 2021, tercatat ada 278 laporan konsultasi dan
pengaduan pembayaran THR. Jumlah tersebut terbagi atas 166 konsultasi THR dan 99
pengaduan THR.
Kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan Posko THR 2021 ini diantaranya adalah Jasa
keuangan (BPR), Jasa Disign, Properti , Retail, Jasa Ttranfortasi Udara, industri makanan dan
minuman, Yayasan Pendidikan , industry alas kaki, industri plastik, industri manufaktur, dan lain-
lain.
Beberapa permasalahan THR yang diadukan antara lain, perusahaan tidak mampu membayar
THR karena terdampak Covid 19, pembayaran THR dicicil, pembayaran THR ditunda dan THR
dibayar tidak penuh baik dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan serta dibayar tidak dalam
bentuk uang, dan masih ada THR 2020 yang belum dibayarkan.
"182 laporan atau sekitar 66 persen permasalahan terkait konsultasi dan pengaduan THR sudah
ditindaklanjuti dan diselesaikan," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten
Tangerang, Beni Rachmat.
JONIANSYAH HARDJONO .
486

