Page 127 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 MEI 2021
P. 127

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker, Anwar Sanusi mengingatkan, para pekerja atau buruh
              yang  memiliki  permasalahan  terkait  pembayaran  THR,  dapat  segera  melaporkan  dan
              mengadukan ke posko-posko terdekat yang telah dibentuk pemerintah di tingkat pusat maupun
              daerah.

              "Para  pekerja  yang  merasa  tidak  mendapatkan  THR  sesuai  dengan  ketentuan  dapat  segera
              melaporkan  permasalahannya  ke  posko  terdekat,"  kata  Anwar  di  Jakarta  pada  Minggu,
              (9/5/2021).

              Anwar memastikan, setiap permasalahan yang dilaporkan pasti akan ditindaklajuti dan dicarikan
              solusi yang terbaik bagi pekerja maupun pengusaha.

              Lebih jauh Anwar menjelaskan, pemerintah telah mendirikan posko- posko THR di tingkat pusat
              dan daerah. Posko THR tersebar di 34 provinsi dan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Posko
              didirikan untuk memberikan pelayanan informasi, konsultasi, dan pengaduan atas pelaksanaan
              pembayaran THR.
              "Keberadaan posko THR keagamaan ini merupakan bentuk fasilitas pemerintah agar hak pekerja
              atau buruh untuk mendapatkan THR keagamaan benar-benar bisa dibayarkan sesuai ketentuan
              yang ada," kata Anwar.

              Berdasarkan laporan Posko THR Keagamaan 2021 Kemnaker mencatat, ada 1.860 laporan yang
              masuk selama kurun waktu 20 April sampai dengan 7 Mei 2021. Jumlah tersebut terdiri dari 684
              konsultasi THR dan 1.176 pengaduan THR.

              "Saat  ini  kita  masih  terus  memilah  dan  mensortir  kelengkapan  setiap  data  pengaduan  yang
              masuk untuk mempercepat penyelesaian kasusnya. Kita juga terus berkoordinasi dengan dinas-
              dinas tenaga kerja di daerah untuk menyelesaikan pengaduan pembayaran THR," urai Anwar.

              Ada berbagai kategori sektor usaha yang masuk dalam laporan posko THR 2021 diantaranya
              adalah  ritel,  jasa  keuangan  dan  perbankan,  konstruksi,  manufaktur,  migas,  alat  kesehatan,
              industri makanan dan minuman, dan lain-lain.

              Beberapa permasalahan pembayaran THR yang diadukan antara lain THR tidak dibayar sama
              sekali, dibayar sebagian, dibayar bertahap dengan kesepakatan atau tanpa kesepakatan, dibayar
              bukan dalam bentuk uang, dan perusahaan tidak mampu karena terdampak pandemi Covid-19.

              Di  bulan  Ramadhan  penuh  berkah  ini,  mari  kita  ringankan  beban  saudara  sesama  yang
              kesusahan.

              Berbagi  sambil  menambah  amalan  lewat  sedekah  makanan  bersama  iDpost.co.id  di  laman
              Indonesia Dermawan.





















                                                           126
   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131   132